Anggota Fraksi PKS DPR RI Mardani Ali Sera
MONITOR, Jakarta – Peristiwa bentrokan terjadi antara warga Palestina denan polisi Israel di Masjid Al-Aqsa, Yerusalem, pada Jumat (7/5) malam waktu setempat. Dalam kericuhan itu, sedikitnya 178 warga Palestina mengalami luka-luka akibat peluru karet dan granat kejut pihak Israel.
Reuters melaporkan, bentrokan ini pecah saat kemarahan memuncak di kalangan warga Palestina terkait potensi penggusuran sejumlah keluarga Palestina dari rumah-rumah mereka yang tanahnya diklaim oleh para pemukim Yahudi yang menggugat ke pengadilan.
Menyikapi kerusuhan yang terjadi, Anggota DPR RI dari Fraksi PKS Mardani Ali Sera meminta agar PBB, Uni Eropa dan OKI harus segera bertindak untuk mencegah aneksasi yang dijadwalkan senin depan.
“Penyerangan terhadap sipil di Rumah ibadah tindakah keji dan biadab, tidak boleh terus membiarkan Israel semena-mena terhadap warga Palestina,” kata Mardani Ali Sera, dalam keterangannya, Sabtu (8/5/2021).
Peristiwa ini, dikatakan Mardani, harus mendapatkan dukungan dari berbagai pihak tak terkecuali pemerintah Indonesia. Mardani berharap, Presiden Jokowi mampu menggalang dukungan untuk mengecam langkah keji militer Israel.
“Presiden Jokowi juga harus proaktif menggalang dukungan negara lain untuk mengecam Israel. Sebagai negara Islam terbesar di dunia yang mengusung moderasi Islam, harus kita tunjukan ke dunia,” tandasnya.
MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Alex Indra Lukman menekankan pentingnya sistem…
MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menyoroti krisis air bersih yang semakin membesar…
MONITOR, Jakarta – Kementerian Pertanian (Kementan) memperkenalkan Pertanian Modern Advanced Agriculture System (PMAAS) melalui Edu…
MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar mengajak masyarakat, khususnya di wilayah Jabodetabek, untuk menghadiri…
MONITOR, Sorong Selatan – Pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 TA 2026 Kodim…
MONITOR, Kementerian Perindustrian proaktif mendukung pengentasan kemiskinan melalui pengembangan industri kecil dan menengah (IKM) berbasis…