Masuki 10 Hari Terakhir Ramadan, Wapres Ingatkan Zakat dan Wakaf

Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin

MONITOR, Jakarta – Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengingatkan sejumlah amalan yang baik dikerjakan umat Islam pada 10 hari terakhir Ramadan. Salah satunya, yakni mengeluarkan zakat hingga wakaf.

Ma’ruf menjelaskan pada masa Rasulullah, hampir semua sahabat itu berwakaf karena nilai-nilai manfaatnya besar sekali di dalam membangun kesejahteraan masyarakat, kebaikan, dan kemakmuran. Bahkan dikatakannya, banyak rumah-rumah wakaf yang ada di Madinah.

“Banyak yang berpikir bahwa wakaf itu sebatas benda tak bergerak berupa tanah. Itupun masih terbatas pada 3 M (Masjid, Madrasah, Makam). Nah, sekarang ini pemerintah sedang mengembangkan dan melakukan transformasi wakaf. Terutama pengembangan wakaf uang, wakaf nuqud,” kata Ma’ruf Amin, Rabu (5/5/2021).

Majelis Ulama Indonesia pada tahun 2002, dijelaskan Ma’ruf Amin, bahkan sudah membuat fatwa bolehnya wakaf uang. Ia mengatakan pengembangan wakaf uang itu memiliki fleksibilitas karena bisa diinvestasikan dan diportfolio diberbagai usaha pengembangan.

Selain itu, Pemerintah sekarangn tengah berupaya untuk memfasilitasi dan mendorong supaya wakaf uang yang diharapkan menjadi dana abadi umat yang bisa membiayai kegiatan dakwah, sosial, dan pendidikan.

“Itulah kenapa pemerintah meluncurkan namanya GNWU (Gerakan Nasional Wakaf Uang),” imbuh mantan Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) ini.