Peringatan DPRD DKI: Awas Kejadian di India Pindah ke Jakarta!

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, M Taufik

MONITOR, Jakarta – Membeludaknya orang yang datang berbelanja di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, menimbulkan kekhawatiran kalau kasus Covid-19 di Jakarta kembali meningkat drastis.

Wakil Ketua DPRD DKI, M Taufik, mengatakan kalau pengunjung Pasar Tanah Abang tak diatur sedemikian rupa, bukan tidak mungkin penyebaran virus korona gelombang dua seperti yang terjadi di India terjadi juga di Jakarta.

“Jadi saya mengapreaiasi langkah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang responsif terhadap kerumunan yang terjadi di Pasar Tanah Abang,” ujar Taufik.

Politisi Gerindra ini menyebutkan banyak cara ketika kita memang punya komitmen untuk menghentikan penyebaran Covid-19.

“Saya kira keputusan Pak Gubernur mengatur jam operasional pedagang dan mengajak masyarakat memanfaatkan toko daring untuk belanja keperluan lebaran sudah tepat,” terangnya.

“Untuk masyarakat dan pedagang saya kira ikuti aturan yang dikeluarkan pemerindah daerah. Sebab nanti kalau kasus korona melonjak lagi yang repot semuanya,” tegasnya.

Diketahui, Untuk mengawasi pengunjung yang datang ke Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat. Ribuan personil gabungan dari TNI, Polri dan Satpol PPP dikerahkan.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, ada sekitar 5000 orang personil dikerahkan untuk mengawasi pengunjung bawa protokol kesehatan (prokes) benar-benar dijalankan disana.

Bahkan untuk menghindari penumpukan pengunjung di Pasar Tanah Abang, Pemprov DKI tidak hanya menurunkan banyak personil, melainkan juga mengeluarkan imbauan dengan mengajak masyarakat agar berbelanja di pasar lain di Jakarta yang menjual kebutuhan yang sama.