Kemenag selenggarakan Ujian Seleksi Calon Mahasiswa Timur Tengah Tahun 2021

MONITOR, Jakarta – Setelah mengalami penundaan tahun 2020 dikarenakan adanya pandemi covid-19 dan atas arahan dari Kemenlu RI, tahun ini Kementerian Agama (Kemenag) RI kembali menyelenggarakan seleksi calon mahasiswa baru (camaba) timur tengah secara online dan computer based test (CBT) untuk pertama kalinya.

Jika sebelum pandemi seleksi dilakukan secara offline dimana masing-masing peserta hadir ke lokasi ujian yang telah dipilih, namun untuk kali ini peserta mengikuti ujian ditempat masing-masing demi menghindari kerumunan.

Seleksi sendiri akan dilakukan melalui 2 tahap. Pertama, seleksi tes tulis online yang dilaksanakan mulai hari ini 28-29 April 2021. Test online ini untuk menguji kemampuan Bahasa Arab. Kedua, seleksi wawancara yang akan dilaksankan secara online pada 3-5 Mei 2021. Peserta yang memenuhi nilai passing grade dengan score 65 yang dapat mengikuti tes wawancara tahap kedua.

Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis), Prof. Suyitno berharap seleksi Camaba Timur Tengah dengan CBT di tengah suasana pandemi covid-19 dan SEB (System Exam Browser) yang pertama kali digunakan akan berjalan dengan lancar setelah dua kali pelaksanaan simulasi.

“Lebih dari itu, semoga seleksi akan menghasilkan input calon mahasiswa Timur Tengah yang excellence, sehingga dapat lulus tepat waktu dan pulang ke Indonesia untuk memperkuat misi menebarkan Islam Rahmatan lil Alamin,” kata Guru Besar UIN Raden Fatah Palembang tersebut.

Sementara itu, Kasubdit Kelembagaan dan Kerjasama Diktis, M. Adib Abdushomad, M.Ed., Ph.D saat memantau pelaksanaan test CBT di UIN Sumatera Utara mengatakan bahwa test CBT merupakan pertama kali untuk camaba timur tengah. Adib berharap bisa berjalan dengan lancar.

“Dengan tes berbasis CBT ini para peserta bisa langsung mengetahui hasil nilainya sehingga saat itu juga peserta bisa mengetahui langsung lulus atau tidaknya untuk melanjutkan ke tahap selanjutnya” jelas Adib saat pelaksanaan ujian sedang berlangsung.

Beberapa kendala yang dialami saat pelaksanaan test online ini adalah problem jaringan yang kurang memadai di wilayah peserta, banyaknya peserta yang belum memahami sistem ujian Computer Berbasis Test (CBT). Namun secara keseluruhan Alhamdulillah berjalan dengan lancar.

Jumlah kuota calon mahasiswa yang lulus adalah, Alokasi ke Universitas Al Azhar Mesir; Kuota beasiswa sebanyak 20 orang dan kuota non beasiswa akan ditetapkan oleh kemenag berdasarkan hasil seleksi. Alokasi ke Universitas di maroko; Kuota Beasiswa AMCI sebanyak 30 orang dan kuota non beasiswa tidak ada.

Daftar Rekap Peserta Seleksi Calon Mahasiswa Timur Tengah Tahun 2021:

  1. UIN Syarif Hidayatullah Jakarta = 1125
  2. UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta = 347
  3. UIN Maulana Malik Ibrahim Malang = 302
  4. UIN Alauddin Makassar = 302
  5. UIN Sumatera Utara Medan = 393
  6. UIN Ar-Raniry Banda Aceh = 275
  7. UIN Antasari Banjarmasin = 228
  8. UIN Sunan Ampel Surabaya = 605
  9. UIN Sunan Gunung Djati Bandung = 533
  10. UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten = 259
  11. UIN Mataram = 246
  12. UIN Imam Bonjol Padang = 501
  13. UIN Raden Inten Lampung = 226
  14. UIN Walisongo Semarang = 182
  15. UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi = 228
    Tujuan Negara:
    Mesir = 5216 | Maroko = 536
    Total Calon Peserta Aktif= 5752