Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Emanuel Melkiades Laka Lena.
MONITOR, Jakarta – Wakil Ketua Komisi IX, Melki Laka Lena, menyadari produksi vaksin dalam negeri sangat kurang. Keberadaan vaksin buatan dalam negeri, seperti Vaksin Nusantara dan Merah Putih menjadi solusi atas kemandirian medis dalam hal vaksinasi.
Namun ia mengingatkan agar kedua jenis vaksin tersebut mempertimbangkan penyesuaian sesuai ketentuan yang berlaku.
“Problem kita adalah produksi vaksin kita yang kurang. Untuk Vaksin Nusantara dan Merah Putih harus ada penyesuaian dengan tahap kaidah dan ketentuan,” ujarnya dalam program Mata Najwa, Rabu (21/4/2021) malam.
Pihaknya pun mendorong agar kaidah tersebut segera dilakukan oleh pengembang vaksin lokal.
“Kami mendorong secepat mungkin sesuai kaidah. Kita juga rapat berkali-kali dengan Merah putih, sama saja dengan Nusantara. Beberapa sudah punya partner untuk berproduksi, sehingga produksi tepat dipakai,” pungkas Melki Laka Lena.
MONITOR, Jakarta - Empat Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) masuk dalam jajaran 10 besar…
MONITOR, Jakarta — Kementerian Pertanian (Kementan) mendukung Pemerintah Kabupaten Sinjai memperkuat langkah pengendalian Avian Influenza…
MONITOR, Lumajang - Sumur-sumur warga mulai mengering akibat musim kemarau berkepanjangan. Kondisi tersebut membuat masyarakat…
MONITOR, Jakarta - Pemerintah dan DPR RI menyepakati Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 1448 H/2027…
MONITOR, Jakarta – Pemerintah resmi menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 27 Tahun 2026 tentang perlindungan…
MONITOR, Jakarta - Komite Nasional Haji (Komnas Haji) menilai kesepakatan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH)…