PEMERINTAHAN

Ma’ruf Amin Sebut Masa Depan Bangsa Tergantung Perempuan

MONITOR, Jakarta – Masa depan bangsa sejatinya tergantung pada seberapa besar peran perempuan didalamnya. Sebab itu, di mata Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin, perempuan diibaratkan sebagai tiang negara.

“Perempuan adalah tiang negara. Masa depan bangsa tergantung peran kaum perempuannya,” ujar Ma’ruf Amin dalam peringatan Hari Kartini, Rabu (21/4/2021).

Menurut mantan Ketua Umum MUI ini, perempuan memiliki andil besar dalam membentuk karakter anak bangsa sehingga unggul dan berkompetensi.

“Perempuan punya sumbangsih sangat besar dalam membentuk karakter, mendorong anak bangsa menjadi generasi unggul yang memiliki kemampuan, keterampilan, dan kompetensi,” terang Ma’ruf Amin.

Recent Posts

Lewat Edu Tani Kementan Perkenalkan PMAAS untuk Dongkrak Produksi Padi

MONITOR, Jakarta – Kementerian Pertanian (Kementan) memperkenalkan Pertanian Modern Advanced Agriculture System (PMAAS) melalui Edu…

30 menit yang lalu

Menteri Agama Ajak Masyarakat Jabodetabek Hadiri Doa Kebangsaan 1 Agustus di Monas

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar mengajak masyarakat, khususnya di wilayah Jabodetabek, untuk menghadiri…

4 jam yang lalu

Pembangunan Rumah Ke-1 Type 36 Semi Permanen TMMD Ke-129 Kodim 1807 Capai 68 Persen

MONITOR, Sorong Selatan – Pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 TA 2026 Kodim…

4 jam yang lalu

Kemenperin Tumbuhkan Wirausaha Baru Industri di Kawasan Transmigrasi

MONITOR, Kementerian Perindustrian proaktif mendukung pengentasan kemiskinan melalui pengembangan industri kecil dan menengah (IKM) berbasis…

5 jam yang lalu

Perputaran Dana Judol Turun, Waka Komisi I DPR Dorong Penanganan Makin Disiplin

MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi I DPR, Sukamta menyambut baik tren penurunan perputaran dana…

6 jam yang lalu

Kemenperin dan UNIDO Percepat Transformasi Kawasan Industri Hijau

MONITOR, Jakarta - Kawasan industri kini tidak lagi dinilai hanya dari kelengkapan infrastruktur atau kemudahan…

11 jam yang lalu