Anggota DPR RI dari Fraksi Demokrat, Benny K Harman (dok: pikiran rakyat)
MONITOR, Jakarta – Politikus Demokrat Benny K Harman menyatakan wacana reshuffle ditengah meleburnya dua kementerian saat ini menjadi hak Presiden. Hal ini berlaku sekalipun tidak ada reshuffle.
Dimana, isu reshuffle Kabinet Kerja ini kembali bergulir. Sehubungan dengan adanya pembentukan Kementerian Investasi dan peleburan Kemenristek dan Kemendikbud jadi pemicunya.
Sebagaimana diketahui, publik digegerkan atas pernyataan seorang politikus PKB yang menegaskan ada menteri berinisial M yang akan direshuffle.
“Reshuffle atau tidak sepenuhnya hak presiden. Karena itulah ciri pokok dari sistem demokrasi presidensil,” ujar Benny K Harman, dalam keterangannya.
Kendati demikian, politikus asal NTT ini mengaku khawatir apabila wacana reshuffle digulirkan karena ada tekanan dari para ‘pembisik’ dan pemodal.
“Meski begitu kita sungguh khawatir reshuffle kabinet dilakukan terpaksa akibat tekanan para cukong. Sumber kekuasaan presiden itu dari rakyat bukan dari para cukong,” tandas Legislator dari Fraksi Demokrat ini.
MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani memimpin Rapat Paripurna DPR dengan sejumlah agenda.…
MONITOR, Jakarta - Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Universitas Indonesia (IKA PMII UI) prihatin…
MONITOR, Jakarta – Delapan puluh tahun perjalanan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) seharusnya menjadi momentum…
MONITOR, Jakarta - Dalam rangka HUT ke-80 Polri yang diperingati setiap tanggal 1 Juli, Anggota…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) melalui Direktorat Bina Haji Khusus dan Umrah meminta…
MONITOR, Cirebon — Sekretaris Jenderal Kementerian Agama, Kamarudin Amin, menegaskan bahwa Pusat Studi Gender dan Anak…