Anggota DPR RI dari Fraksi Demokrat, Benny K Harman (dok: pikiran rakyat)
MONITOR, Jakarta – Politikus Demokrat Benny K Harman menyatakan wacana reshuffle ditengah meleburnya dua kementerian saat ini menjadi hak Presiden. Hal ini berlaku sekalipun tidak ada reshuffle.
Dimana, isu reshuffle Kabinet Kerja ini kembali bergulir. Sehubungan dengan adanya pembentukan Kementerian Investasi dan peleburan Kemenristek dan Kemendikbud jadi pemicunya.
Sebagaimana diketahui, publik digegerkan atas pernyataan seorang politikus PKB yang menegaskan ada menteri berinisial M yang akan direshuffle.
“Reshuffle atau tidak sepenuhnya hak presiden. Karena itulah ciri pokok dari sistem demokrasi presidensil,” ujar Benny K Harman, dalam keterangannya.
Kendati demikian, politikus asal NTT ini mengaku khawatir apabila wacana reshuffle digulirkan karena ada tekanan dari para ‘pembisik’ dan pemodal.
“Meski begitu kita sungguh khawatir reshuffle kabinet dilakukan terpaksa akibat tekanan para cukong. Sumber kekuasaan presiden itu dari rakyat bukan dari para cukong,” tandas Legislator dari Fraksi Demokrat ini.
MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) melalui Kemnaker Peduli Bencana terus memberikan dukungan kepada masyarakat…
MONITOR, Depok — Mahasiswa Universitas Islam Depok (UID), Sutan Akhyar Rajabi, berhasil meraih Juara 1…
MONITOR, Jakarta - Guru Besar Pemikiran Pendidikan Islam Sekolah Pascasarjana UIN Jakarta sekaligus Pendiri Jaringan…
MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk membagikan pengalaman langsung mengenai pengelolaan bisnis dan…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama terus memperkuat keterbukaan informasi, kedekatan dengan masyarakat melalui kanal digital,…
MONITOR, Jakarta – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bersama PT Bank Sumut menandatangani…