PEMERINTAHAN

Pemuda LIRA: Rokhmin Dahuri Sangat Layak Ada di Kabinet Jokowi-Ma’ruf

MONITOR, Jakarta – Dewan Pimpinan Pusat Pemuda Lumbung Informasi Rakyat (DPP Pemuda LIRA) mengusulkan Prof. Rokhmin Dahuri, diangkat menjadi menteri di kabinet Jokowi-Ma’ruf Amin pada reshuffle mendatang.

Ketua Bidang Media DPP Pemuda LIRA, Ahmad Ahyar, mengatakan selain sebagai pakar ekonomi maritim Institut Pertanian Bogor (IPB), Rokhmin juga menjabat Ketua DPP PDIP Bidang Kemaritiman.

Menurutnya, Rokhmin bukan orang baru di dunia kemaritiman dan perikanan, Dia sempat menjadi Menteri Kelautan dan Perikanan pada Kabinet Gotong Royong di era pemerintahan Presiden, Megawati Soekarnoputri.

“Kami menilai Prof Rokhmin layak masuk kabinet Jokowi-Ma’ruf pada reshuffle mendatang. Pemikiran-pemikiran beliau sangat berkesesuaian dengan program Pak Jokowi,” Ucap Ahyar di Jakarta, Senin (19/4).

Ahyar menilai, ilmu yang dimiliki Rokhmin di bidang kemaritiman bisa menjawab visi misi presiden. Rokhmin memahami dan mengetahui tentang kondisi masyarakat nelayan di pesisir dan pulau-pulau yang hampir semua kabupaten di Indonesia berada dalam garis kemiskinan.

“Kami lihat pada sosok beliau nasionalis dan religius serta berintegritas dalam keilmuan yang dimilikinya,” pungkasnya.

Profil Prof. Rokhmin Dahuri
Prof. Dr. Ir. Rokhmin Dahuri, MS, dilahirkan di Desa Gebang Mekar (Kampung Nelayan), Cirebon pada tanggal 16 November 1958.

Ia menempuh pendidikan sekolah dasar sampai sekolah lanjutan atas di Cirebon. Sarjana Perikanan Institut Pertanian Bogor (IPB) dan lulus pada tahun 1982.

Selama menempuh program S1 di IPB, selain aktif di Dewan Mahasiswa IPB sebagai Ketua DM IPB Bidang Hubungan Eksternal (1979-1981). Ia juga aktif di Himpunan Mahasiswa Islam menjadi Ketua HMI Cabang Bogor (1980-1981) dan Ketua Lembaga Pertanian Mahasiswa Islam (LPMI) (1978-1979).

Magister Sains dari Program Pasca Sarjana IPB lulus 1986 di bidang Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan. Bapak empat putri ini berhasil menyelesaikan program Doktor bidang Ilmu Ekologi dan Pengelolaan Sumberdaya Wilayah Pesisir dan Lautan dari School for Resources and Environmental Studies, Dalhousie University, Halifax, Nova Scotia, Canada pada tahun 1991.

Aktivitas masa kanak-kanaknya sampai sekarang selalu penuh dengan urusan laut dan ikan. Maka, sebagai anak nelayan, perhatian Rokhmin terhadap nelayan dan lautan amat besar. Wajar bila sejak kecil ia pun bertekad membangun bidang kelautan dan perikanan.

Pada tempatnya pula bila ia dipercaya sejak September 1999 menjadi Dirjen Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil, Departemen Kelautan dan Perikanan, dan akhirnya menjadi menteri memimpin Departemen Kelautan dan Perikanan pada masa Kabinet Persatuan Indonesia (Presiden KH. Abdurrahman Wahid) dan Kabinet Gotong Royong (Presiden Megawati Soekarnoputri) dari 4 Juni 2001 s/d 20 Oktober 2004.

Sebelum menjabat menteri, di almamaternya, ia memimpin Pusat Kajian Sumberdaya Pesisir dan Lautan, IPB (1996-1999). Ia juga pernah menjabat sebagai Pembantu Rektor IV Institut Pertanian Bogor (1998-1999).

Selain itu, sejak 1997 sampai sekarang masih menjabat Ketua Program Studi Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Lautan, Sekolah Pasca Sarjana, Institut Pertanian Bogor.

Aktivitas profesi yang ia jalani, diantaranya: Anggota Dewan Riset Nasional (DRN), Ketua Dewan Pakar Masyarakat Perikanan Nusantara ( MPN ); Ketua Umum Ikatan Sarjana Oseanologi Indonesia (ISOI); Anggota “ICLARM Network of Tropical Fisheries Scientist”; Anggota Coastal Area Management and Planning Network, University of Rhode Islands, USA; dan Coordinator of Coastal Zone Management Network for Asia-Pacific Region, UNEP (United Nationas Environmental Programme).

Penerima piagam penghargaan Dosen Teladan I Tingkat Nasional (1995) dan Indonesian Development Award (1999) ini memiliki filosofi hidup: “Menjadi orang yang bermanfaat bagi sesama umat manusia dan semesta alam, bekerja keras dan profesional serta hidup dekat dengan Tuhan”.

Pendidikan: Ph.D (Dr.)dari School for Resources and Environmental Studies Dalhousie University, Halifax, Nova Scotia Canada. Bidang Ilmu Ekologi dan Pengelolaan Sumberdaya Wilayah Pesisir dan Lautan.

Karir, Ketua Dewan Penasehat Kelautan dan Perikanan Kadin, Ketua DPP PDIP Bidang Kemaritiman, Ketua Umum GNTI (Gerakan Nelayan Tani Indonesia)

Penghargaan: Dosen Teladan I Tingkat Nasional (1995) dan Indonesian Development Award (1999)

Recent Posts

Menperin: Pendidikan Vokasi Jadi Fondasi Utama Pembangunan SDM Industri

MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus menegaskan komitmennya untuk memperkuat struktur industri manufaktur nasional melalui…

1 jam yang lalu

Partai Gelora: Indo-Pasifik Berpotensi Jadi Pusat Konflik Baru

MONITOR, Jakarta - Mantan Ketua Komisi I DPR RI periode 2010–2017, Mahfuz Sidik, memprediksi kawasan…

2 jam yang lalu

Menaker: Lulusan Perguruan Tinggi Wajib Kuasai “Triple Readiness” Hadapi Disrupsi AI

Jakarta – Menteri Ketenagakerjaan RI, Yassierli, menegaskan bahwa ijazah akademik tidak lagi menjadi satu-satunya penentu keberhasilan…

4 jam yang lalu

Tinjau Koperasi Desa Merah Putih di Sabang, Prof Rokhmin: Kehadiran KDMP Harus Sejahterakan Rakyat

MONITOR, Kota Sabang - Anggota Komisi IV DPR RI, Prof. Dr. Ir. H. Rokhmin Dahuri,…

5 jam yang lalu

Sinergi Industri–Kampus, PT TKG dan UMC Perkuat Kapasitas Ormawa Cetak Generasi Unggul

MONITOR, Cirebon - PT TKG, perusahaan manufaktur sepatu mitra Nike asal Korea, berkolaborasi dengan Universitas…

21 jam yang lalu

Kemenperin Perkuat Daya Saing IKM Perkakas Tangan

MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memperkuat potensi dan daya saing industri kecil dan menengah…

22 jam yang lalu