Kadis Damkar Depok Tepis Dugaan Korupsi Sepatu dan Dana Covid-19

Kepala DPKP Kota Depok, Gandara Budiana (Foto: Boy Rivalino)

MONITOR, Depok – Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Depok, Gandara Budiana menepis tudingan dugaan korupsi yang diungkapkan salah satu anak buahnya bernama Sandi Butar Butar.

“Berkaitan dengan dugaan korupsi pengadaan PDL dan pemotongan insentif di lingkungan Damkar Depok yang telah disampaikan oleh saudara Sandi ke media, kami tetap akan kooperatif mengikuti mekanisme yang berlaku,” kata Gandara dalam keterangan tertulis, Minggu (18/04).

Gandara pun memastikan, pihaknya juga akan bersikap kooperatif dalam menjalani semua proses hukum, termasuk di Inspektorat maupun APH. Tuduhan korupsi pengadaan PDL dan dana insentif Covid-19, kemudian dijelaskan Gandara.

“Soal sepatu perlu dibedakan, ada sepatu PDL, ada sepatu yang dipakai untuk keseharian dan pelaksanaan apel maupun upacara dan kegiatan lapangan lainnya.”

“Ada pula APD dan sepatu untuk kelengkapan dalam pemadaman di lapangan, mulai pelindung
kepala, baju tahan panas dan sepatu khusus Pemadaman kebakaran atau Sepatu
Harviks,” tegasnya.

Kemudian, Gandara menjelaskan terkait tentang iuran BPJS yang dimaksud adalah pembayarannya dilakukan secara kolektif baik BPJS Kesehatan maupun BPJS Ketenaga kerjaan.

“Terkait isu pemotongan honor, sesuai dengan tanda bukti yang ada di kami adalah sebesar
Rp.1,7 juta, sudah kami serahkan ke Komandan regu (Danru) yang bersangkutan, untuk kegiatan selama 3 bulan sesuai dengan tanda terima,” ungkapnya.