Jasa Marga-BASARNAS Teken MoU Penyelenggaraan Operasi SAR di Jalan Tol

Foto: Istimewa

MONITOR, Jakarta – PT Jasa Marga (Persero) Tbk bersama Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BASARNAS) menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) tentang Penyelenggaraan Operasi Pencarian dan Pertolongan (Search And Rescue /SAR) Serta Peningkatan Pelayanan Di Jalan Tol, bertempat di Gedung BASARNAS, Kemayoran, Jakarta (16/04). Proses penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama Jasa Marga Subakti Syukur dan Kepala BASARNAS Marsekal Muda TNI Henri Alfiandi.

Direktur Utama Jasa Marga Subakti Syukur menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Kepala BASARNAS beserta jajaran yang telah menginisiasi dan membuka ruang kerja sama dengan Jasa Marga.

“BASARNAS memiliki pengalaman dan sejarah panjang serta peran yang sangat besar dalam pelayanan SAR di wilayah Indonesia. BASARNAS juga selalu menjadi garda terdepan yang siap siaga dan memberikan respon cepat dalam setiap operasi kemanusiaan. Jasa Marga sangat senang dan bangga bisa bekerjasama dengan BASARNAS, sehingga kami berharap dapat meningkatkan sinergi yang baik ini melalui komitmen Kerjasama yang kita sepakati hari ini,” ujar Subakti.

Subakti juga menambahkan, seiring dengan bertambahnya panjang jalan tol yang dioperasikan Jasa Marga, kompleksitas pengoperasian jalan tol juga semakin meningkat. Volume lalu lintas yang tinggi (urban area), topografi dan konstruksi jalan tol yang bervariasi, hingga lokasi yang beragam (di rural area: Balikpapan-Samarinda, di atas laut: Bali Mandara, di perbukitan: Cipularang), berpotensi meningkatkan risiko terjadinya kecelakaan lalu lintas, sehingga diperlukan langkah mitigasi dan penanganan yang efektif, termasuk jika terjadi darurat bencana di jalan tol seperti bencana banjir dan longsor.

“Kerjasama ini diharapkan dapat mendorong sinergi pelayanan dan peningkatan kompetensi SDM, terutama petugas layanan jalan tol atau tenaga rescue, sehingga penanganan kondisi kecelakaan dan kedaruratan di jalan tol mampu dilakukan dengan cepat, tepat, dan terpadu untuk meminimalkan korban,” tambahnya.

Hal ini tergambar dalam tiga ruang lingkup dalam nota kesepahaman yang disebutkan dalam klausul perjanjian, yaitu pemanfaatan sumber daya, peningkatan dan pemeliharaan kompetensi SDM serta komunikasi dan edukasi publik.

Sementara itu, Marsekal Muda TNI Henri Alfiandi mengatakan MoU dengan Jasa Marga ini menandakan babak baru dari pelayanan BASARNAS untuk masyarakat, khususnya pengguna jalan tol, agar selalu merasa aman di perjalanan.

“BASARNAS sangat mengapresiasi kerjasama dengan Jasa Marga kali ini, saya juga yakin Jasa Marga sendiri juga memiliki petugas-petugas yang handal di lapangan, nantinya kita akan menempatkan tim SAR untuk bertugas disamping untuk kebutuhan natural disaster dan kecelakaan ” ujarnya.

Dalam waktu dekat, Jasa Marga bersama BASARNAS dan pihak terkait lainnya akan melakukan simulasi traffic accident rescue di jalan tol dengan teknik penyelamatan khusus, yakni evakuasi korban menuju Rumah Sakit menggunakan helikopter sebagai upaya percepatan penyelamatan korban kecelakaan lalu lintas. Tidak hanya itu, Jasa Marga dan BASARNAS akan memastikan dan mempelajari lebih lanjut titik-titik di ruas jalan tol Jasa Marga Group yang rawan terjadi bencana baik itu banjir maupun longsor, untuk mempersiapkan pencegahanan dini. Hal ini untuk menghindari terjadi bencana di kemudian hari, sehingga bisa memberikan rasa aman bagi para pengguna jalan tol.

Jasa Marga juga akan terus berkoordinasi dengan BASARNAS dalam membangun sistem komunikasi dan informasi SAR yang efektif, melakukan edukasi ke masyarakat, serta berpartisipasi aktif dalam kegiatan kerelawanan dan bantuan kemanusiaan, sebagaimana yang selama ini juga telah dilakukan oleh Jasa Marga melalui Tim Jasmapala (Jasa Marga Pegiat Alam)