Viral Oknum Derek Liar di Sekitar Gerbang Tol Halim, Ini Kata Jasa Marga

Ilustrasi gerbang tol Halim/ dok: net

MONITOR, Jakarta – Viralnya sebuah video oknum derek liar memaksa untuk menarik pengemudi kendaran truk di sekitar Km 02-03 Jalan Tol Dalam Kota arah Jakarta, atau sebelum Gerbang Tol Halim, mengundang komentar dari pihak Jasa Marga.

Kejadian ini diduga terjadi pada hari Rabu, 14 April 2021. Mendapati informasi ini, petugas Jasamarga Metropolitan Tollroad (JMT) bersama dengan PT Jasamarga Tollroad Operator (JMTO) selaku service provider pengoperasian jalan tol segera melakukan pengecekan ke lokasi kejadian.

Manager Area JMTO wilayah Tol Dalam Kota & Prof. Dr. Ir. Soedijatmo Bismark Purba, menyatakan pihaknya tidak menemukan oknum yang bersangkutan di lokasi kejadian.

“Sesaat setelah mendapatkan informasi terkait video tersebut, petugas kami langsung melakukan pengecekan ke lokasi kejadian, namun tidak ditemukan lagi baik oknum derek liar, maupun pengemudi truk tersebut,” ujarnya, Kamis (15/4/2021).

Bismark juga menambahkan, saat ini pihaknya sedang berkoordinasi dengan Kepolisian, untuk penelusuran lebih lanjut terkait kejadian dimaksud.

Sebagai upaya pencegahan terhadap kejadian serupa, Jasa Marga bersama dengan Patroli Jalan Raya (PJR) melakukan pengawasan rutin terhadap derek liar di jalan tol, memasang rambu hanya derek resmi yang boleh beroperasi di jalan tol Jasa Marga pada akses masuk jalan tol, serta berkoordinasi dengan pihak Kepolisian setempat untuk proses penegakan hukum jika terbukti ditemukan pelanggaran oleh oknum derek liar.

Jasa Marga terus berupaya memberikan pelayanan kepada pengguna jalan agar senantiasa merasa aman dan nyaman saat melintasi jalan tol yang dikelolanya.

General Manager Representative Office 2 Jasamarga Metropolitan Tollroad Nasrullah menyampaikan untuk mendapatkan layanan derek resmi Jasa Marga, pengguna jalan dapat menghubungi Call Center Jasa Marga di nomor 14080 atau melalui aplikasi Travoy 3.0 untuk bantuan dan informasi jalan tol.

“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan akibat kejadian ini, dan kami mengimbau kepada pengguna jalan yang membutuhkan layanan derek resmi untuk menghubungi Call Center Jasa Marga 24 jam di 14080. Selain melalui call center, pengguna jalan juga dapat menggunakan aplikasi Travoy 3.0 untuk bantuan dan informasi seputar tol. Aplikasi ini memiliki fitur Derek Online dan fitur Panic Shake,” tambahnya.

Fitur Derek Online dapat digunakan untuk pemesanan derek dan pemantauan progres penderekan secara real time. Saat ini Fitur Derek Online baru dapat digunakan di Jalan Tol Ruas Jagorawi, Dalam Kota Jakarta, Jakarta – Cikampek, Jakarta – Tangerang, Prof. Dr. Ir. Soedijatmo, JORR Seksi E, dan Cipularang – Padaleunyi.

Sementara fitur Panic Shake dapat digunakan untuk mendapatkan bantuan Petugas Jasa Marga pada saat situasi darurat. Caranya dengan menggoyangkan gadget yang dimiliki, hal ini guna memberikan sinyal kepada petugas Jasa Marga dan petugas akan segera mendatangi lokasi kejadian.

Selain itu, Nasrullah juga memohon partisipasi aktif pengguna jalan dalam melaporkan kendaraan derek yang dicurigai sebagai derek liar melalui Call Center Jasa Marga di nomor 14080.

“Dengan adanya laporan ini kami langsung koordinasikan dengan petugas Jasa Marga dan PJR di lapangan untuk melakukan pengecekkan dan penindakan jika terbukti ditemukan pelanggaran oleh oknum derek liar. Cara membedakannya yang paling mudah adalah untuk kendaraan derek resmi Jasa Marga memiliki identitas korporasi seperti warna, logo perusahaan hingga keterangan derek resmi dan nomor call center yang tercantum dalam fisik kendaraan derek resmi kami,” tutup Nasrullah.