POLITIK

Reshuffle Kabinet, HMPI rekomendasikan Abdul Mu’ti gantikan Nadiem

MONITOR, Jakarta – Wacana reshuffle kabinet semakin hangat sekaitan dengan rencana peleburan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dengan Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek) serta dibentuknya Kementerian Investasi.

Terkait dengan hal tersebut, Himpunan mahasiswa pascasarjana indonesia (HMPI) menilai ada plus minusnya. “Plusnya adalah pendidikan itu memang sudah jelas memiliki tingkatan dari Pendidikan usia dini sampai Pendidikan tinggi,” kata Ketua Umum HMPI, Andi Fajar Asti dalam keterangan tertulisnya, Kamis (16/4/2021).

“Jadi sangat mengherankan jika Jokowi memisahkan ruh pendidikan sekolah dengan pendidikan tinggi. Kurikulum itu harus berkelanjutan, bukan malah memidahkan badan dengan kepala,” tegas Fajar.

Namun demikian, menurut Fajar merger kementerian kemendikbud dan pendidikan tinggi harus berbarengan dengan reshuffle “nahkoda menteri”. “Nadiem makarim harus legowo melepas jabatan menteri karena kewalahan mengelola pendidikan dan Jokowi harus memaksa muhammadiyah menghibahkan kader terbaiknya,” jelasnya.

Sebagai gantinya, HMPI lanjut Fajar merekomendasikan sekretaris umum PP Muhammadiyah, Prof. Abdul Mu’ti yang sebelumnya menolak jadi wakil mendikbud sebagai menteri pendidikan dan kebudayaan periode 2021 – 2024 untuk memperpaiki kembali sistem pengelolaan pendidikan yang lebih berkemajuan.

“Pendidikan kita sama sekali jalan di tempat karena sosok nadiem makarim tidak memiliki visi besar dan bahkan mengalami penurunan kualitas,” kritik Fajar.

Berdasarkan sumber Global Talent Competitiveness Index (GTCI) ungkap Fajar, Di ASEAN, Singapura menempati peringkat pertama dengan skor 77,27. Peringkat berikutnya disusul oleh Malaysia (58,62), Brunei Darussalam (49,91), dan Filipina (40,94). Sementara itu, Indonesia ada di posisi ke enam dengan skor sebesar 38,61.

Recent Posts

Kemenhaj Mediasi Pengaduan Penundaan Keberangkatan dan Pengembalian Dana Jemaah

MONITOR, Jakarta — Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI memfasilitasi mediasi antara mitra pemasaran selaku…

1 jam yang lalu

Bursa Wirausaha Unggulan Buka Akses UMKM Naik Kelas

MONITOR, Medan — Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (Kementerian UMKM) memperkuat ekosistem kewirausahaan melalui…

3 jam yang lalu

Jangan Sampai Indonesia Punya 97,5 Juta Hektare Kawasan Konservasi yang Hanya Hidup di Atas Peta

MONITOR, Jakarta - Ambisi Indonesia memperluas kawasan konservasi laut hingga 97,5 juta hektare pada 2045…

5 jam yang lalu

Siap-Siap! Kemnaker akan Buka Pendaftaran MagangHub Angkatan II Batch 2

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) akan membuka pendaftaran peserta Program Pemagangan Nasional (MagangHub) Angkatan…

21 jam yang lalu

Kemenhaj Salurkan Bantuan Sosial bagi Warga Terdampak Gempa di NTT

MONITOR, Jakarta — Sebagai wujud kepedulian sosial dan solidaritas kemanusiaan, Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj)…

21 jam yang lalu

Prof Rokhmin: Tinggalkan Ekonomi Bahan Mentah, Masuk Era Innovation-Based Blue Economy

MONITOR, Jakarta - Indonesia tidak cukup hanya mengandalkan kelimpahan sumber daya alam untuk mengejar pertumbuhan…

1 hari yang lalu