BI: Kegiatan Dunia Usaha Meningkat di kuartal I 2021

Aktivitas pengunjung dan pedagang di Pasar Sukatani Depok. (Foto: Istimewa)

MONITOR, Jakarta – Bank Indonesia (BI) melaporkan Hasil Survei Kegiatan Dunia Usaha (SKDU) yang mengindikasikan bahwa kegiatan dunia usaha meningkat pada kuartal I-2021. Hal ini tercermin dari nilai Saldo Bersih Tertimbang (SBT) sebesar 4,50%, membaik dari kuartal IV-2020 yang minus 3,90%.

Kepala Departemen Komunikasi BI, Erwin Haryono, menyampaikan bahwa peningkatan didorong oleh kinerja sejumlah sektor yang telah positif antara lain sektor pertambangan dan penggalian, sektor pertanian, perkebunan, peternakan, kehutanan dan perikanan, serta sektor industri pengolahan.

Responden menyatakan bahwa peningkatan kinerja sektor pertambangan didorong oleh permintaan yang menguat. Sedangkan sektor pertanian, perkebunan, peternakan, kehutanan dan perikanan ditopang oleh musim panen raya pada komoditas tanaman bahan makanan (tabama).

“Sementara sektor industri pengolahan didorong oleh meningkatnya permintaan menjelang Ramadan dan Idul Fitri,” ungkap Erwin, Kamis (15/4).

Sejalan dengan perkembangan kegiatan usaha, kapasitas produksi terpakai sebesar 73,38% pada kuartal I-2021, meningkat dari capaian pada kuartal sebelumnya sebesar 71,96%.

Penggunaan tenaga kerja juga diindikasikan membaik meski masih dalam fase kontraksi, dengan kondisi keuangan dunia usaha dalam kondisi normal.

“Pada kuartal II-2021, responden memprakirakan kegiatan usaha akan makin menguat dengan SBT sebesar 18,87%. Berdasarkan sektor ekonomi, peningkatan diprakirakan terjadi pada seluruh sektor ekonomi, terutama sektor industri pengolahan, sektor perdagangan, hotel dan restoran, sektor pertanian, perkebunan, peternakan, kehutanan dan perikanan,” tambah Erwin.