Angka Manula Terpapar Covid-19 Turun, Anies: 50 Persen Sudah Divaksin

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan wakilnya A Riza Patria/ dok: net

MONITOR, Jakarta – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyatakan angka manusia lanjut usia (manula) yang terpapar Covid-19 mengalami penurunan. Hal ini dikarenakan hampir 50 pesen manula di Jakarta sudah disuntik vaksin.

Dikatakan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, sudah ada jutaan warga ibu kota yang berpartisipasi dalam penerimaan vaksinasi COVID-19. Pemprov DKI pun terus menggalakkan program vaksinasi ini.

“Saat ini sudah 1,8 juta orang yang mendapat vaksin,” ujar Anies Baswedan di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Senin (5/4).

Lanjut orang nomor satu di Jakarta itu, yang tak kalah penting yakni lebih dari 50 persen kelompok rentan terpapar COVID-19 yakni manula telah disuntik vaksin. Dari data yang diterima Pemprov DKI, keterpaparan lansia kini sudah mengalami penurunan.

“Kemudian lansia secara khusus yang menjadi prioritas itu sudah 53,8 persen,” ungkap Gubernur Anies.

Program vaksin ini, kata Anies, harus ditingkatkan mengingat Jakarta akan membuka kembali kegiatan belajar mengajar tatap muka di sekolah. Wacana itu bakal berlangsung pada 7 April 2021 lusa.

“Beberapa waktu ke depan kita akan melakukan uji coba sekolah. Jadi dalam pembicaraan kita mengenai uji coba sekolah itu gurunya sudah vaksinasi,” ucap Anies.

Terpisah, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan DKI Jakarta Dwi Oktavia memaparkan, jumlah sasaran vaksinasi tahap 1 dan 2 bagi tenaga kesehatan, lansia, dan pelayan publik sebanyak 3.000.689 orang.

Total vaksinasi dosis 1 saat ini sebanyak 1.339.471 orang dan total vaksinasi dosis 2 kini mencapai 494.227 orang. Rinciannya untuk tenaga kesehatan, vaksinasi dosis 1 telah dilakukan kepada 121.845 orang dan vaksinasi dosis 2 mencakup 105.485 orang dengan target vaksinasi sebanyak 112.301 orang.

Sedangkan pada kelompok lansia, vaksinasi dosis 1 telah dilakukan kepada 487.262 orang dan vaksinasi dosis 2 mencakup 83.140 orang, dengan target vaksinasi sebanyak 911.631 orang.

Pada kelompok pelayan publik, vaksinasi dosis 1 telah dilakukan kepada 730.364 orang dan vaksinasi dosis 2 mencakup 305.602 orang, dengan target vaksinasi sebanyak 1.976.757 orang.