Sopir Angkot di Depok Meninggal saat Bekerja, Warga: Ini Baru Namanya Jihad

Foto: Boy Rivalino

MONITOR, Depok – Seorang sopir angkutan kota (Angkot) jurusan Depok-PD. Labu secara tiba-tiba ditemukan meninggal dunia di dalam kendaraannya, Sabtu (03/04) malam.

Informasi yang diperoleh, korban diketahui bernama Sumaryo (51) diduga korban meninggal lantaran sakit. Sebelum meninggal ia sempat menghentikan angkotnya secara mendadak.

Peristiwa yang sempat menghebohkan warga sekitar itu terjadi di Jalan Pramuka, Kelurahan Mampang, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok.

Rudy Sopamena (45), salah satu saksi, yang juga merupakan penumpang di angkot itu mengatakan, peristiwa bermula saat angkot S16 tersebut melintas di Jalan Pramuka, sekira pukul 19.30.

“Kejadiannya sekitar 19.30. Tiba-tiba aja sopirnya (korban) mengerem mendadak, terdiam, lalu sudah gak bergerak lagi,” kata Rudy kepada MONITOR, Sabtu (03/04).

“Sebelumnya sempat mengeluhkan sakit di bagian lambung. Sempat kita tawarkan makan, tetapi pak sopirnya tidak mau,” jelasnya menambahkan.

Polisi Sektor Metro Pancoran Mas, yang menerima laporan itu segera menuju lokasi dan memintai sejumlah keterangan dari warga. Informasi yang diperoleh, korban meninggal lantaran penyakit lambung yang dideritanya.

Kemudian, dengan didampingi Polisi dan sejumlah warga, korban pun dibawa pulang ke tempat tinggalnya, di wilayah Gandul, Cinere, Kota Depok.

Loren (38) warga sekitar, prihatin atas kejadian yang menimpa sopir angkot tersebut. Menurutnya, apa yang dialami korban merupakan jihad, lantaran meninggalnya tengah mencari nafkah untuk keluarganya.

“Meninggalnya lagi nyari nafkah untuk keluarga, kasihan. Ini baru namanya Jihad,” katanya singkat.