PP Fatayat NU Lantik Pengurus PC, 20 PAC dan 2 Ranting se Kabupaten Lebak

PP Fatayat NU Lantik Pengurus PC, 20 PAC dan 2 Ranting se Kabupaten Lebak

MONITOR, Lebak – Pimpinan Cabang Fatayat NU Lebak menggelar Pelantikan, Raker dan Up-Grading, bertempat di Ponpes Tafrijul Ahkam Cikiray Rangkasbitung. Selain melantik pengurus PC Fatayat NU Lebak, Fatayat juga melantik 20 PAC dan 2 Ranting.

Acara tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Lebak, H. Ade Sumardi, SE, Mustasyar PCNU Lebak, KH Mas’ud, Ketua PCNU Lebak Kyai Syaefuddin As-Syadzili, Sekum PP Fatayat yang juga Komisioner KPAI, Hj. Margaret Aliyatul Maimunah, S.S, M.Si, Ketua PW Fatayat NU Banten, Anisatusholihah.

Pasca pelantikan dan raker, Wilda Tusururoh selaku Ketua PC Fatayat NU Lebak menyatakan pihaknya akan terus melakukan pembenahan terkait tata kelola organisasi Fatayat dari mulai cabang, PAC hingga tingkat ranting. Kabupaten Lebak memiliki 28 Kecamatan, 340 Desa dan 5 Kelurahan.

“Tentu ini menjadi tantangan kami ke depan dalam menghijaukan 28 kecamatan dan 345 desa/kelurahan,” kata Wilda Tusururoh.

Wilda memastikan, kader-kader Fatayat harus terlibat aktif dalam forum-forum perumusan kebijakan mulai dari Musrenbang Desa, Kecamatan, SKPD hingga Kabupaten. Hal ini dilakukan dalam rangka memastikan terpenuhinya hak-hak dasar perempuan dan anak dalam skema kebijakan pemerintah seperti kesehatan dan pendidikan.

Hal senada juga disampaikan Wakil Bupati Lebak, H. Ade Sumardi, bahwa kader-kader Fatayat NU harus mampu berdiaspora untuk mendinamisir dan menjadi motor penggerak organisasi-organisasi masyarakat di Kabupaten Lebak.

Seusai melantik pengurus PC Fatayat dan PAC se Kabupaten Lebak, Sekretaris Umum PP Fatayat NU Margaret menyampaikan dalam sambutannya, bahwa mulai saat ini para pengurus Fatayat NU yang telah dilantik harus mengawali dengan niat tulus ikhlas tanpa digaji untuk berkhimah dan berkhidmah membesarkan organisasi Fatayat NU di 28 Kecamatan dan 345 desa/kelurahan yang di Kabupaten Lebak.

Ia menyatakan Fatayat NU memiliki segmentasi dan wilayah garapan yang jelas yakni memberdayakan perempuan dan anak. Masalah-masalah yang terkait perempuan dan anak di Kabupaten Lebak harus menjadi konsen Fatayat NU, terang Sekum PP Fatayat tersebut. Selain itu, kader-kader Fatayat juga harus terus menebarkan nilai-nilai moderatisme (washatiyah) melalui majelis taklim-majelis taklim yang bisa dikembangkan oleh Forum Da’iyah Fatayat (Fordaf).

Terakhir, Ketua PCNU Lebak, Kyai Syaefuddin As-Sadzily juga mengajak Fatayat dan seluruh Badan Otonom NU lainnya untuk terus bersinergi mendakwahkan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah an Nahdliyyah di wilayah kabupaten Lebak. “Mari kita berkomitmen untuk ngurusi NU dan pesantren sampai ke tingkat ranting agar kita semua bisa ketemu dan mendapatkan berkahnya para pendiri NU, terutama Mbah KH Hasyim Asy’ari,” ujar Kyai Aep Syaefuddin mengakhiri sambutannya.