Mahdi (34), seorang nelayan yang kesehariannya melaut dan memberimakan ternak milik orang lain yang ia pelihara dengan sekema bagi hasil. Gempa Lombok berkekuatan 6,4 sekala richter pada 29 Juli 2018 silam masih melekat di ingatannya, hal itu membuat ia waspada dengan fenomena alam yang terjadi saat dirinya melaut lantaran trauma akan gempa dasyat yang sempat meluluh lantakkan rumah, bahkan desanya.
Berikut cerita selengkapnya:
MONITOR, Ciputat – Menjelang pemberangkatan kelompok terbang (kloter) perdana ibadah haji 2026 M/1447 H yang…
MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar menerima audiensi Ketua Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) Antonius…
MONITOR, Jakarta - Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Bulan Bintang (PBB), Gugum Ridho…
MONITOR, Jakarta - Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Said Abdullah menyoroti masih tingginya ketidaktepatan…
MONITOR, Jakart - Kementerian Agama terus mendorong optimalisasi penyaluran zakat, infak, dan sedekah kepada masyarakat…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melaksanakan penyusunan baseline emisi gas rumah kaca…