Catat! Ini Perubahan Sistem Transaksi Jalan di Tol Kunciran-Serpong

Gerbang Tol Kunciran-Serpong

MONITOR, Tangerang Selatan – Sehubungan dengan rencana pengoperasian Jalan Tol Serpong-Cinere Ruas Serpong-Pamulang dan Jalan Tol Cengkareng-Batuceper-Kunciran malam ini (02/04) pukul 22.00 WIB, PT Marga Trans Nusantara (MTN) selaku anak usaha PT Jasa Marga (Persero) Tbk yang mengoperasikan Jalan Tol Kunciran-Serpong akan melakukan perubahan sistem transaksi pada jalan tol tersebut.

Sebagai bagian dari jaringan Jalan Tol JORR II, Jalan Tol Kunciran-Serpong akan tersambung dengan kedua ruas jalan tol yang baru saja diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo pada Kamis (01/04).

Direktur Utama PT MTN Truly Nawangsasi menjelaskan, Jalan Tol Kunciran-Serpong yang telah lebih dulu beroperasi di tahun 2019, semula menggunakan Sistem Transaksi Terbuka Proporsional dan akan berubah menjadi Sistem Transaksi Tertutup Terintegrasi. Perbedaan dari kedua sistem ini dapat terlihat pada cara pengguna jalan dalam melakukan transaksi (tapping).

“Pada sistem transaksi terbuka, pengguna jalan hanya melakukan tapping satu kali di gerbang tol masuk. Sedangkan untuk sistem tertutup, pengguna jalan akan melakukan dua kali tapping yaitu pada gerbang tol masuk dan gerbang tol keluar. Tapping pertama dilakukan untuk mendapatkan data asal gerbang masuk dan golongan kendaraan pengguna jalan yang akan terekam di dalam uang elektronik (saldo tidak terpotong). Tapping kedua dilakukan di gerbang tol keluar, dengan melakukan tapping uang elektronik yang sama untuk membayar tarif sesuai dengan data gerbang tol masuk (saldo terpotong),” ujar Truly.

Namun, khusus untuk Gerbang Tol (GT) Kunciran 3 dan GT Serpong 2 yang terintegrasi dengan Jalan Tol Jakarta-Tangerang dan Jalan Tol Serpong-Pondok Aren, Truly melanjutkan, pengguna jalan akan melakukan transaksi tarif ruas terintegrasi sekaligus merekam data gerbang tol masuk. Lalu selanjutnya akan melakukan tapping kembali di gerbang tol keluar sesuai tujuan pengguna jalan.

Dengan perubahan sistem transaksi ini, maka PT MTN akan mengoperasikan GT Parigi dan GT Jelupang yang berada di Simpang Susun (SS) Parigi. Untuk pengguna jalan arah Bintaro dan arah Jelupang yang sebelumnya tidak melakukan transaksi di gerbang tol tersebut, sekarang harus melakukan tapping uang elektronik.

“Pengguna jalan yang masuk Jalan Tol Kunciran-Serpong melalui GT Parigi dan GT Jelupang, harus melakukan tapping pertama untuk merekam data gerbang tol masuk dan akan melakukan tapping pembayaran tol di gerbang tol keluar. Sementara pengguna jalan yang akan keluar melalui GT Parigi dan GT Jelupang akan melakukan tapping pembayaran tol di gerbang tol tersebut sesuai dengan asal tujuan masing-masing,” kata Truly.

Dengan dibukanya Jalan Tol Serpong-Cinere Ruas Serpong-Pamulang dan Jalan Tol Cengkareng-Batuceper-Kunciran, pengguna jalan asal Pamulang, Serpong dan sekitarnya bisa melakukan perjalanan menerus menuju Bandara Soekarno-Hatta dan juga sebaliknya. Untuk mendukung proses sosialisasi kepada masyarakat sekitar, Jalan Tol Serpong-Cinere Ruas Serpong-Pamulang dan Jalan Tol Cengkareng-Batuceper-Kunciran akan dioperasikan tanpa tarif.

“Untuk itu, dalam masa sosialisasi tanpa tarif ini, perjalanan menerus dari Pamulang menuju Bandara Soekarno-Hatta dan sebaliknya hanya akan dikenakan tarif tol Kunciran-Serpong. Pengguna jalan akan melakukan tapping pertama di GT Pamulang Jalan Tol Serpong-Cinere untuk merekam data gerbang tol masuk. Selanjutnya, pengguna jalan akan melakukan tapping kedua di GT Husein Sastranegara Jalan Tol Cengkareng-Batuceper-Kunciran yang selama masa sosialisasi tanpa tarif, pengguna jalan hanya akan dikenakan tarif untuk Jalan  Kunciran-Serpong,” ujar Truly.

Truly menegaskan, perubahan sistem transaksi ini tidak berpengaruh terhadap besaran tarif Jalan Tol Kunciran-Serpong. Tarif yang digunakan tetap sesuai dengan Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 1164/KPTS/M/2019 tanggal 6 Desember 2019:

  1. Junction Kunciran-Simpang Susun Parigi dan Simpang Susun Parigi-Junction Kunciran:
    Gol. I : Rp 12.000,-
    Gol. II & III : Rp 18.000,-
    Gol. IV & V : Rp 24.000,-
  2. Junction Serpong-Simpang Susun Parigi dan Simpang Susun Parigi-Junction Serpong:
    Gol. I : Rp 8.000,-
    Gol. II & III : Rp12.000,-
    Gol. IV & V : Rp15.500,-

Jasa Marga mengimbau kepada pengguna jalan tol agar memperhatikan hal-hal penting pada sistem transaksi tertutup sebagai berikut:

  1. Pastikan melakukan transaksi tol dengan kartu yang sama pada GT Masuk dan GT Keluar.
  2. Melakukan transaksi asal tujuan yang normal. Denda 2 kali tarif terjauh dikenakan bagi transaksi asal tujuan yang tidak wajar.
  3. Memastikan saldo uang elektronik cukup pada GT Masuk dan GT Keluar.