DKI Bakal Gelontorkan Dana Hibah untuk Depok Rp17 Miliar

Kantor Balai Kota Depok (Dok. Monitor.co.id)

MONITOR, Depok – Delegasi Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi DKI Jakarta melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) Lintas Komisi ke Pemerintah Kota (Pemkot) Depok, baru-baru ini.

Kunjungan tersebut, selain untuk menjalin silaturahmi, juga membahas berbagai persoalan di Kota Depok yang berdampak terhadal DKI Jakarta.

Wakil Ketua II DPRD Provinsi DKI Jakarta, Abdurrahman Suhaimi menuturkan, jumlah anggota dewan yang berkunjung sebanyak 12 orang, yang merupakan perwakilan dari masing-masing komisi.

Menurutnya, terdapat tiga persoalan yang menjadi topik pembahasan yaitu penanganan kemacetan, banjir, dan sampah.

“Posisi Kota Depok sangat strategis untuk DKI Jakarta. Oleh karena itu, selain bersilaturahmi, kami juga memfollow up apa saja yang harus dilakukan ke depannya,” tuturnya kepada wartawan, belum lama ini.

Dijelaskannya, sejak 2018 Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah memberikan dana hibah ke Kota Depok untuk membantu menangani permasalahan yang ada. Dia merinci, 2018 sebesar Rp 25 miliar dan 2019 Rp 38 miliar. Sedangkan di 2020 tidak ada hibah karena mengalami refocusing anggaran.

“Di tahun 2021 Pemprov DKI Jakarta sediakan Rp 17 miliar untuk hibah ke Depok, tapi semuanya dapat terealisasi berdasarkan proposal yang masuk,” jelasnya.

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Depok, Mohammad Idris menyambut baik kunjungan kerja yang dilakukan delegasi DPRD Provinsi DKI Jakarta.

Dia berharap, para anggota dewan dapat membantu Kota Depok menangani berbagai permasalahan, terutama di wilayah perbatasan dengan DKI Jakarta.

“Mudah-mudahan tahun ini hibah anggaran untuk Kota Depok tidak terjadi refocusing dari DKI Jakarta, agar penanganan masalah yang berdampak ke Jakarta dapat segera tertangani,” ujarnya