ilustrasi
MONITOR, Jakarta – Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi DKI saat ini sedang mempersiapkan belajar tatap muka. Oleh karenanya sejumlah sekolah akan dijadikan percontohan untuk memulai sekolah tatap muka tersebut.
Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria mengatakan, sedikitnya ada 50 sampai 100 sekolah yang akan dijadikan sebagai sekolah percontohan
“Adanya sekolah percontohan ini guna dimungkinkannya belajar tatap muka dengan syarat-syarat ketat sesuai protokol kesehatan,”ujarnya.
Dalam pembentukan sekolah percontohan ini pun tak sembaran, katanya, nanti harus dapat persetujuan dari semua pihak, dari kesehatan, epidemiolog, semua, termasuk para orang tua.
“Saat ini, DInkes DKI sedang mencari dan memilih sekolah-sekolah mana saha yang akan dijadikan sebagai tempat tempat dimungkinkannya belajar tatap muka,”terangnya.
Diperkirakan, jumlah sekolah di DKI yang bisa antara 50 sampai 100 sekolah sebagai percontohan. Nanti konfigurasinya mewakili wilayah dari SD sampai SMA. Bahkan tersebar di seluruh Jakarta.
Namun, sampai saat ini Riza belum memutuskan untuk melaksanakan sekolah tatap muka di Jakarta, dan memastikan kegiatan belajar mengajar masih dilakukan secara daring sambil melihat kemungkinan untuk sekolah tatap muka.
“Saat ini kami sedangi melakukan kajian dan penelitian terkait rencana sekolah tatap muka. “Kami masih godok konsep terbaiknya dan mohon masukannya yang terbaik,”pungkasnya.
MONITOR, Bogor – Tenaga Ahli Menteri Pertanian, Dr. Pamuji Lestari, melakukan kunjungan kerja sekaligus monitoring…
MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani mendorong PT PLN (Persero) untuk memitigasi dampak…
MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komis IX DPR RI, Yahya Zaini menyoroti informasi mengenai 4.000…
MONITOR, Ciputat – Komnas Haji mempertanyakan dasar hukum, urgensi, serta landasan filosofis dan sosiologis dari…
MONITOR, Jakarta — Outlook Ketenagakerjaan 2026 yang disusun Badan Perencanaan dan Pengembangan Ketenagakerjaan (Barenbang Ketenagakerjaan)…
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi III DPR RI Abdullah mendesak kepolisian segera menangkap dan memproses…