Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Anwar Makarim/ dok: Kemendikbud
MONITOR, Jakarta – Kebijakan proses belajar mengajar secara tatap muka yang dicetuskan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan disambut baik oleh kalangan DPR.
Agenda Pembelajaran Tatap Muka (PTM) ini bahkan mendulang dukungan. Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Agustina Wilujeng Pramestuti, mengingatkan proses pembelajaran tersebut tetap harus dilakukan dengan hati-hati mengingat pandemi Covid-19 masih terus berlangsung.
Selain itu, ia mengingatkan pihak penyelenggara pendidikan harus benar-benar memastikan protokol kesehatan seperti memakai masker, menjaga jarak dan membatasi jumlah siswa hingga pemberlakuan sistem shift harus tetap dilaksanakan.
“Komisi X semua mendukung, terutama apa dari agenda yang dipaparkan Mas Menteri (Mendikbud, red) semuanya positif dan kita dukung, terutama pembukaan sekolah tatap muka,” ujar Agustina usai menghadiri rapat tersebut di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Kamis (18/3/2021).
“Namun yang harus dipahami masyarakat bahwa sebenarnya sudah sejak awal tahun ini Kemendikbud memperbolehkan sekolah tatap muka, semua tergantung pada pemerintah kabupaten/kota, sekolah yang bersangkutan, dan orang tua murid,” sambungnya.
Rencananya, pembelajaran tatap muka ini akan dilakukan setelah pemerintah selesai memberikan vaksinasi kepada tenaga pendidikan.
Jakarta – Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bersama Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) dan…
MONITOR, Jakarta – Pertamina Patra Niaga menghadirkan Serambi MyPertamina sebagai fasilitas tempat singgah gratis bagi masyarakat…
MONITOR, Cikampek - Atas diskresi Kepolisian, PT Jasa Marga (Persero) Tbk. mendukung pemberlakuan rekayasa lalu…
MONITOR, Bekasi - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli, menegaskan program mudik bersama bukan sekadar fasilitas pulang…
MONITOR, Cikampek – PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) memastikan kesiapan layanan operasional di seluruh ruas…
MONITOR, Jogyakarta - Puncak pelaksanaan Tawur Agung dalam rangka Hari Suci Nyepi Tahun Saka 1948…