Rabu, 1 Desember, 2021

Para Pendidik dan Tenaga Kependidikan Antusias Jalani Vaksinasi Dosis Kedua

MONITOR, Jakarta – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) kemarin (10/3), melakukan vaksinasi tahap ke-2 kepada pendidik dan tenaga kependidikan (PTK), termasuk yang berada di bawah naungan asosiasi profesi guru. Para PTK terlihat antusias mendapatkan vaksinasi dosis kedua ini, setelah sebelumnya mendapat vaksinasi dosis pertama di SMAN 70 Jakarta pada 24 Februari 2021 lalu.

“Hari ini juga akan dimulai vaksinasi dosis pertama bagi lebih dari 140 PTK yang berada di bawah naungan berbagai asosiasi profesi guru lainnya. Selain itu, akan dilakukan pemberian vaksinasi dosis ke-2 sebagai lanjutan vaksinasi perdana yang telah dilaksanakan pada tanggal 24 Februari lalu bagi guru madrasah dan guru lainnya dari provinsi DKI Jakarta,” jelas anggota Sekretariat Nasional Satuan Pendidikan Aman Bencana (Seknas SPAB), Kemendikbud, Jamjam Muzaki, di Jakarta, Rabu (10/3).

Ditemui setelah selesai melakukan vaksinasi, Wakil Sekretaris Jenderal Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), Dudung Abdul Qadir yang juga berprofesi sebagai Kepala Sekolah Dasar Negeri Pejuang 7 Kota Bekasi, mengimbau agar seluruh guru, kepala sekolah, pengawas sekolah, dan tenaga kependidikan dapat mengikuti program vaksinasi Covid-19 yang telah dicanangkan pemerintah dengan baik.

“Dengan kita berikthiar disuntik vaksinasi, InsyaAllah imun kita akan semakin kuat, agar kita melaksanakan tugas mencerdaskankan kehidupan bangsa dengan penuh keyakinan, InsyaAllah vaksin halal, berkualitas, dna aman,” ucapnya ketika ditemui di Plasa Insani, Gedung A, Kantor Kemendikbud Senayan, Jakarta.

- Advertisement -

Sejalan dengan pernyataan Dudung, Guru Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 6 Jakarta, Unro yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Asosiasi Guru PPKn Indonesia (AGPPKnI) menyatakan kegembiraannya. dengan membagikan ulang foto selepas divaksinasi ke grup whatsapp guru miliknya.

Unro berpesan, khususnya untuk guru-guru PPKn di Indonesia agar tidak melewatkan kesempatan menerima vaksinasi. Harapannya para pendidik yang sudah rindu bertemu dengan peserta didik, bisa segera melakukan pembelajaran tatap muka (PTM) di bulan Juli mendatang.

“Bismillah bulan Juli 2021 kita dapat melakukan pembelajaran tatap muka walaupun terbatas,” tutur Unro yang tahun ini mendapat amanat menjadi wali kelas 10 namun belum pernah sekalipun bertatap muka dengan siswanya ini.

PTK sebagai pelayan publik diprioritaskan mendapatkan vaksinasi Covid-19 di tahap kedua program vaksinasi nasional. Sesuai arahan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, vaksinasi Covid-19 bagi PTK diharapkan mampu mengakselerasi persiapan PTM secara terbatas pada tahun ajaran baru 2021/2022.

- Advertisement -

BERITA TERKAIT

TERPOPULER