PERTANIAN

Bantu Masyarakat Akses Cabai, Pasar Mitra Tani Kementan Gelar Cabai Murah

MONITOR, Jakarta – Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) meminta jajarannya memastikan ketersediaan pasokan dan harga cabai agar tidak mengalami gejolak di tengah pandemi Covid-19.

Merespon dinamika harga cabai, khususnya cabai rawit merah yang terus meningkat signifikan, Kementerian Pertanian melalui Pasar Mitra Tani/TTIC Badan Ketahanan Pangan (BKP) melakukan gelar pangan murah (GPM) cabai rawit mulai tanggal 7 Maret 2021.

Kegiatan GPM cabai rawit rencananya akan dilaksanakan di 57 titik di wilayah Jabodetabek, baik di PMT/TTIC Pasar Minggu dan Bogor, Pasar tradisional di Jabodetabek, serta di Kantor Kelurahan dan Rusun di DK Jakarta. Setiap hari minimal dilaksanakan di 7 titik selama 2 hari berturut-turut.

Kepala Badan Ketahanan Pangan, Agung Hendriadi saat dihubungi Minggu (07/03/2021) mengatakan, gelaran cabai rawit murah ini untuk membantu masyarakat mendapat cabai yang dalam beberapa waktu terakhir mengalami kenaikan yang sangat signifikan.

“Sesuai arahan Bapak Menteri Pertanian, gelaran cabai rawit murah ini merupakan agenda jangka pendek kita untuk memudahkan masyarakat mengakses cabai yang murah, serta untuk menstabilkan pasokan dan harga cabai di pasaran, khususnya di wilayah Jabodetabek. Kegiatan ini akan terus kita lakukan hingga akhir Maret, atau sampai harga kembali normal,” ujar Agung.

Lebih lanjut Agung menjelaskan, gelaran ini juga dilakukan Pasar Mitra Tani (PMT) yang ada di seluruh Indonesia. Selain cabai, PMT juga menyediakan komoditas pangan pokok/strategis lainnya dalam gelaran pangan murah, seperti beras segar TTI, cabai merah keriting, bawang merah, bawang putih, gula pasir, minyak goreng, dan telur ayam ras.

Untuk mengoptimalkan pemasaran cabai yang terjangkau bagi masyarakat di setiap provinsi, dilakukan langkah strategis perluasan jaringan pemasaran PMT provinsi, antara lain melakukan Gelar Pangan Murah (GPM) atau bazar, penjualan langsung di PMT, baik secara offline maupun online, serta mendorong mendorong perluasan Toko Mitra Tani (TMT) di kabupaten/kota, khususnya wilayah net konsumen atau yang menjadi barometer perdagangan wilayah.

Kepala Pusat Distribusi dan Cadangan Pangan, Risfaheri mengungkapkan, pihaknya mendapatkan pasokan cabai rawit dari petani cabai di Jawa Timur dan Jawa Tengah. Dalam GPM kali ini, cabai rawit merah dijual dengan harga Rp 76 ribu/kg, jah di bawah harga cabai di pasaran saat ini yang mencapai di atas Rp 100 ribu/kg.

“Selain melakukan penjualan langsung di PMT, kita juga menggencarkan penjualan online yang bekerja sama dengan jasa pelayanan penjualan dan pengantaran online seperti GoFood/GoMart, GrabMart, dan Mitra Bukalapak” ujar Risfaheri.

“Kita juga bahkan sudah punya aplikasi belanja daring bernama PasTani, jadi masyarakat bisa berbelanja online melalui aplikasi tersebut,” pungkasnya.

Recent Posts

Jasa Marga Intensifkan Preservasi Rutin Jalan Tol untuk Tingkatkan Kelancaran, Keamanan dan Kenyamanan Perjalanan

MONITOR, Jakarta - Mengantisipasi lonjakan pengguna jalan pada periode libur sekolah, PT Jasa Marga (Persero)…

14 jam yang lalu

Empat Kali Penyelundupan Narkoba Digagalkan, Legislator Minta APH Bongkar Sindikat di Lapas

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi III DPR RI Abdullah menyoroti upaya petugas yang berhasil menggagalkan…

15 jam yang lalu

Kementerian UMKM Perkuat Promosi Wastra Kalimantan Timur

MONITOR, Balikpapan – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus mendorong perluasan pasar bagi…

15 jam yang lalu

Tutup MagangHub Batch III, Menaker Ajak Peserta Ikuti Sertifikasi Kompetensi untuk Perkuat Daya Saing

MONITOR, Jakarta — Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, mengajak peserta Program Magang Nasional (MagangHub) Batch III untuk…

15 jam yang lalu

Waka DPR Cucun Apresiasi Haji 2026 di Hadapan Prabowo, Beri Masukan Timwas ke Pemerintah

MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal memberikan apresiasi atas penyelenggaraan Ibadah…

17 jam yang lalu

Legalitas dan Standardisasi Perkuat Fondasi Layanan SAPA UMKM

MONITOR, Jakarta – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berkomitmen memperkuat ekosistem usaha yang…

19 jam yang lalu