Dapat Kapal Baru, Kemhan Harap Performa TNI AL Semakin Meningkat

“Kapal-kapal baru ini pada saat bertugas nanti agar diisi oleh sumber daya manusia yang tangguh”

Penamaan dan peluncuran dua KRI baru milik TNI AL di Batam, Rabu (3/3/2021). (Dok. Kemhan RI)

MONITOR, Batam – Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan (Sekjen Kemhan), Marsdya TNI Donny Ermawan Taufanto, berharap performa TNI Angkatan Laut (AL) akan semakin meningkat seiring hadirnya dua Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) baru.

Hal itu disampaikan Donny dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Kepala Badan Sarana Pertahanan (Kabaranahan) Kemhan RI, Marsda TNI Yusuf Jauhari, saat mendampingi Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono pada acara penamaan dan peuncuran dua Kapal Angkut Tank (AT), yakni AT-8 dan AT-9, produksi PT Bandar Abadi Ship Builders and Dry Docks di Batam, Rabu (3/3/2021).

Donny mengungkapkan bahwa Indonesia sebagai negara maritim kepulauan terbesar di dunia, sudah seharusnya memperkuat kemampuan dalam mengamankan wilayah perairannya yang sangat luas, sehingga memiliki konsekuensi logis yakni penambahan alutsista kapal secara bertahap hingga memenuhi jumlah proporsional yang dibutuhkan.

Lebih jauh, Donny menyampaikan, pembangunan kapal angkut tank seperti saat ini, merupakan bagian integral dari pembangunan kekuatan pertahanan negara pada umumnya dan kekuatan TNI AL pada khususnya, sesuai dengan perencanaan strategis yang telah ada, yang bertujuan memenuhi jumlah minimal kapal yang bisa dioperasikan dalam mendukung pemenuhan tugas.

Namun demikian, menurut Donny, realisasi pemenuhan kapal angkut tank ini harus pula ditunjang dengan peningkatan kemampuan dan profesionalitas prajurit pengawaknya sebagai perwujudan dari TNI AL yang profesional, modern dan tangguh.

“Pembangunan Kapal Angkut Tank ke-8 dan ke-9 ini merupakan wujud kontribusi Kementerian Pertahanan dalam mendukung kemandirian industri pertahanan dalam negeri, yang pada akhirnya dapat meningkatkan laju perekonomian bangsa dan kesejahteraan rakyat indonesia khususnya, untuk melewati masa krisis resesi dunia dan kontraksi ekonomi nasional akibat pandemi global covid-19,” ungkapnya dalam keterangan tertulis, Jakarta, Kamis (4/3/2021).

“Karenanya, saya mengharapkan agar industri pertahanan dalam negeri, dalam hal ini galangan kapal nasional dapat meningkatkan kemampuan untuk mampu berkompetisi di pasar global melalui peningkatan kapasitas produksi, manajemen, serta teknologi modern agar mampu bersaing dengan kompetitor luar negeri”, ujar Donny melanjutkan.

Donny mengatakan, penamaan dan peluncuran dua Kapal AT produksi PT Bandar Abadi yakni KRI Teluk Weda-526 dan KRI Teluk Wondama-527 merupakan salah satu milestone pembangunan kapal yang menandai pertama kalinya kapal berada di air sehingga menjadi tradisi Angkatan Laut seluruh dunia untuk mengacarakannya. 

“Kita harapkan kehadiran kedua kapal ini akan meningkatkan performa pelaksanaan tugas-tugas TNI Angkatan Laut. Untuk itu, kapal-kapal baru ini pada saat bertugas nanti agar diisi oleh sumber daya manusia yang tangguh terseleksi melalui tata kelola sumber daya manusia yang baik, sehingga pengoperasian sekaligus perawatan kapal ini dapat dilakukan secara optimal, disertai dengan manajemen yang tepat agar dapat menjalankan fungsi pangkalan dengan baik dalam hal pemeliharaan serta perawatan, sehingga kapal-kapal angkut tank ini dapat beroperasi secara berkesinambungan,” katanya.

“Saya berharap, seluruh pihak terkait mampu menciptakan inovasi-inovasi baru. Kita tunjukkan kepada bangsa lain bahwa kita mampu berdiri di atas kaki sendiri dengan terus mengejar segala ketertinggalan yang sudah terjadi selama ini. Bangsa Indonesia harus menjadi bangsa yang kompetitif dan mampu bersaing di tataran internasional termasuk dalam industri perkapalan,” ungkap Donny melanjutkan.

Di akhir sambutannya, Donny yang mewakili Menhan Prabowo Subianto, menyampaikan apresiasi yang tinggi dan ucapan terima kasih kepada seluruh jajaran Kemhan dan TNI AL, PT Bandar Abadi serta Satuan Tugas Yekda Dalam Negeri Kapal Angkut Tank, atas kerja keras yang telah dilakukan dalam pembangunan untuk dua Kapal Angkut Tank tersebut.

Acara Peluncuran Kapal ditandai dengan penekanan tombol sirine oleh Kasal Laksamana TNI Yudo Margono didampingi Kabaranahan Kemhan RI Marsda TNI Yusuf Jauhari dan Komisaris PT Bandar Abadi Stanly Rojali, yang dilanjutkan dengan penandatanganan Berita Acara antara Kabaranahan Kemhan RI Marsda TNI Yusuf Jauhari dengan Direktur Utama PT Bandar Abadi Shipyard yang disaksikan oleh Kasal dan Komisaris PT Bandar Abadi.

Sedangkan prosesi Penamaan KRI AT-8 dan AT-9 diawali dengan pemotongan pitakendi oleh Ketua Umum Jalasenastri Vero Yudo Margono selaku ibu kandung kapal didampingi Istri Kabaranahan Kemhan Yusuf Jauhari dan Direktur PT Bandar Abadi Marslina Simanjuntak yang dilanjutkan dengan peluncuran KRI Teluk Wondama-527.

Kapal AT KRI Teluk Weda-526 dan KRI Teluk Wondama-527 produksi PT Bandar Abadi Ship Builders and Dry Docks selain memiliki kemampuan mengangkut 15Tank BMP-3F juga dapat membawa 367 pasukan, dengan kecepatan maksimal 16 knots serta diawaki 111 orang kru kapal.