PERTANIAN

Kementan Dorong Percepatan Industrialisasi Sapi dari Gowa

MONITOR, Gowa – Kementerian Pertanian (Kementan) mendorong pengembangan komoditas peternakan melalui program super prioritas pertanian subsektor peternakan untuk pemenuhan protein hewani bagi masyarakat dengan membangun sinergitas para stakeholder.

Sebagai bentuk dukungan, Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) menginisiasi penandatanganan Nota Kesepahaman Kemitraan antara pemerintah kabupaten Gowa, swasta dan perguruan tinggi di Pattalassang Gowa, Senin (01/03).

Mentan menyambut baik kerja sama ini sebagai upaya pengembangan agribisnis peternakan mulai dari hulu sampai dengan hilir.

“Melalui momentum ini, kita dapat meningkatkan kerjasama untuk investasi, inovasi, produksi, daya saing peternakan dari hulu hingga hilir, kalau bisa sampai dengan kulit sepatunya” terang Syahrul.

Dengan kerjasama yang dilakukan tersebut, Mentan Syahrul mengharapkan perkembangan agribisnis peternakan dan sistem manajemen peternakan terbangun untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri dan berlanjut pada cita-cita bersaing di pasar internasional

“Saya harap dari apa yang ditandatangani hari ini nantinya muncul kesadaran untuk memodernisasi teknologi dan bagaimana mengolah hasil peternakan yang baik, sehingga berkontribusi pada peningkatan produksi dan nilai tambah, jangan kalah dengan negara lainnya,” ujar Mentan Syahrul.

Untuk hal tersebut Mentan menyarankan agar penerapan program super prioritas pertanian subsektor pertanian yang dilaksanakan dari Kabupaten Gowa berdasarkan tiga agenda utama.

“Tiga agenda yang harus dilakukan, agenda budidaya, agenda industri pengolahan dan agenda pemasaran, kita selesai kan siapa bertanggung jawab apa,” tambahnya.

Lebih lanjut Mentan Syahrul berharap realisasi dari nota kesepahaman yang telah dilakukan hari ini dalam beberapa bulan ke depan dapat dinikmati hasilnya.

“Saya mau yang pasti-pasti, saya mau setahun ini tidak lagi teori, harusnya menjaga dengan apa yang kita lakukan, dalam lima bulan ke depan kita sudah minum susu dari sini saya mau 17 Agustus minum susunya dari sini,” pintanya.

Rektor Unhas, Dwia Aries Tina Pulubuhu menyampaikan, pihaknya sebagai pihak akademisi secara totalitas akan mendukung pengembangan super prioritas program subsektor peternakan yang dilaksanakan di Sulawesi Selatan khususnya kabupaten Gowa.

“kita dari universitas siap membackup, apalagi untuk tumbuh berkembang nya Sulawesi Selatan berbasis pertanian, kami siap menjadi bagian tulang punggung, dan kami akan support total khususnya sapi perah ini sebagai pemenuhan nutrisi masyarakat, sekaligus untuk meningkatkan pengetahuan dan perekonomian masyarakat,” ungkap rektor yang juga Guru Besar Sosiologi Unhas.

Dikesempatan yang sama, Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan mengatakan, nota kesepahaman yang dilakukan hari ini merupakan bentuk sinergitas dari semua lini untuk mensejahterakan masyarakat.

“Nota kesepahaman yang ditandatangani hari ini akan memberikan dampak ekonomi yang baik bagi masyarakat Kabupaten Gowa. Sehingga Kabupaten Gowa kedepan bisa lebih baik dan masyarakatnya makin sejahtera,” katanya.

Adnan menyebutkan konsep pilar pentahelix akan mendukung pelaksanaan program super prioritas pertanian subsektor peternakan yang dilaksanakan di daerahnya.

“Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri, yang pertama semua elemen harus bisa bergandengan bersama, yang kedua adanya swasta, kemudian yang ketiga akademisi, lalu yang keempat adalah komunitas yang merupakan akselerator dan yang kelima adalah media,” tutupnya.

Recent Posts

Menag Berhentikan Prof. Muzakki sebagai Rektor UIN Surabaya

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar memberhentikan Prof. Akh. Muzakki dari tugas tambahan sebagai…

11 menit yang lalu

Wamenaker: Pengesahan RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Ditargetkan Oktober 2026

MONITOR, Jakarta — Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor menyatakan bahwa pemerintah dan DPR RI…

20 menit yang lalu

Rokhmin Dahuri: Swasembada Pangan Harus Menyejahterakan Petani

MONITOR, Jakarta - Capaian swasembada pangan tidak cukup diukur dari peningkatan produksi dan ketersediaan pangan…

13 jam yang lalu

Blue Economy; Basis Pembangunan Menuju Indonesia Emas 2045

MONITOR, Jakarta - Guru Besar Emeritus Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Lautan IPB University sekaligus…

16 jam yang lalu

Wacana Ambang Batas 5 Persen, Partai Gelora Minta Kader Fokus Syarat Verifikasi Parpol

MONITOR, Jakarta - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia meminta seluruh pengurus…

17 jam yang lalu

Peternak NTB Tak Sendiri, Kementan Bersama Pemda Perkuat Perlindungan Ternak

MONITOR, Jakarta – Kementerian Pertanian (Kementan) bersama pemerintah daerah memperkuat pengendalian Penyakit Mulut dan Kuku…

18 jam yang lalu