PEMERINTAHAN

Pesan Jokowi: Pengelola BPJS Harus Bekerja Lebih Keras

MONITOR, Jakarta – Presiden Joko Widodo telah melantik anggota Dewan Pengawas dan Dewan Direksi BPJS Kesehatan serta BPJS Ketenagakerjaan periode 2021-2026, siang ini di Istana Negara, Senin (22/2/2021).

Pada kesempatan itu, Jokowi mengungkapkan harapannya agar kedua lembaga tersebut dapat bekerja keras meningkatkan kualitas pelayanannya terhadap masyarakat.

Lebih dari itu, orang nomor wahid di Indonesia sangat berharap pengelola BPJS dapat berpikir kreatif dan selalu inovatif terutama dalam menelurkan berbagai kebijakan lembaga.

“Saya berharap para pengelola BPJS dapat bekerja lebih keras, inovatif, kreatif, dan meningkatkan kualitas layanan,” ujar Jokowi di Istana.

Recent Posts

Kemenperin Percepat Industri 4.0, Dua Perusahaan Dapat Pendampingan

MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian terus memacu percepatan transformasi digital sektor manufaktur nasional sebagai langkah…

5 jam yang lalu

Harga Obat Terancam Naik Buntut Pelemahan Rupiah, DPR Dorong Kemandirian Farmasi Nasional

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher mengingatkan pemerintah untuk mewaspadai…

6 jam yang lalu

Kemnaker: JKP Instrumen Penting Pelindungan dan Pengembangan Karier Pekerja

MONITOR, Jakarta – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mendorong para pekerja untuk memahami dan memanfaatkan Program Jaminan…

6 jam yang lalu

85.290 Jemaah Haji Indonesia Sudah Tiba di Tanah Air, Kemenhaj Ajak Jaga Semangat Kepedulian Pasca-Haji

MONITOR, Makkah – Operasional penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M memasuki hari ke-55. Hingga hari…

9 jam yang lalu

Rapim Kemenag DKI Jakarta, Kabiro SDM Sebut Kepemimpinan Level 5

MONITOR, Jakarta— Kepala Biro SDM Sekretariat Jenderal Kemenag RI, Muhammad Zain menegaskan pentingnya lompatan kinerja…

23 jam yang lalu

Bebas OPTK, 188,7 Ton Cengkih Asal Natuna Berlayar ke Semarang

MONITOR, Batam - Jaminan kesehatan komoditas bebas dari organisme pengganggu tumbuhan karantina (OPTK), kumbang tanduk…

23 jam yang lalu