Prajurit TNI Kawal Penanganan Longsor di Perbatasan RI-PNG

“Para prajurit satgas juga mengatur lalu lintas”

Longsor di Sumedang, Jawa Barat. (Timur Matahari/AFP)

MONITOR, Keerom – Prajurit TNI Pos Komando Taktis (Kotis) Satgas Pamtas RI-Papua Nugini (PNG) Yonif 312/Kala Hitam mendampingi Direktorat Jenderal Bina Marga Jayapura melakukan penanganan jalan tertimbun longsor di ruas Yetti-Senggi-Mamberamo-Elelim, Distrik Senggi, Kabupaten Keerom, Papua.

Dansatgas Yonif 312/Kala Hitam, Letkol Inf Dedy Ariyanto, mengungkapkan bahwa kegiatan itu merupakan salah satu bentuk tugas pokok TNI dalam Operasi Militer Selain Perang (OMSP) yaitu membantu instansi pemerintahan daerah setempat dalam rangka membantu penanganan bencana alam yang terjadi.

“Mendapatkan permintaan pendampingan oleh Ditjen Bina Marga Jayapura untuk mendampingi, maka Pos Kotis langsung mengerahkan personel untuk mengamankan dan membantu kelancaran pekerjaan penanganan longsor,” ungkapnya dalam keterangan tertulis, Jakarta, Minggu (21/2/2021).

Di tempat terpisah, Dankima Satgas Pamtas Yonif 312/KH Kapten Inf Puriadi Mahdan, menjelaskan bahwa curah hujan yang tinggi mengakibatkan longsor yang cukup parah tepatnya di daerah Muara Nawa.

Puriadi mengatakan, badan jalan tertimbun material lumpur yang cukup tebal disertai pepohonan ikut tumbang akibat longsor, sehingga diperlukan alat berat seperti eskavator untuk menyingkirkan material longsor.

“Selain memastikan pekerjaan ini berjalan dengan aman dan lancar, para prajurit satgas juga mengatur lalu lintas agar kendaraan secara tertib bergantian melewati jalan yang terkena longsor,” katanya.

Puriadi mengimbau kepada para pengguna jalan untuk tetap berhati-hati selama berkendara di jalan, terutama di musim hujan seperti sekarang ini.