TNI AD Akan Terjunkan 7.500 Prajurit di Awal Maret 2021

Ribuan prajurit TNI AD diterjunkan dalam rangka TMMD ke-110

Rakornis TMMD ke-110 di Gedung E, Puskodalad Mabesad, Jakarta Pusat, Kamis (18/2/2021). (Dispenad)

MONITOR, Jakarta – TNI Angkatan Darat (AD) akan segera menggelar kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-110 pada 2 Maret 2021 mendatang.

Brigjen TNI Toto Nurwanto, selaku Wakil Asisten Teritorial (Waaster) Kasad Bidang Tahwil, Komsos dan Bakti TNI mengungkapkan bahwa sebanyak 50 Kodim atau Satgas TMMD di 15 Kodam jajaran TNI AD telah siap memberikan pengabdian terbaiknya untuk mewujudkan sinergi membangun negeri di awal 2021 ini melalui kegiatan TMMD berupa Operasi Bakti TNI yang dilaksanakan secara terpadu dan lintas sektoral bersama Kementerian, Lembaga Pemerintah Non Kementerian, Pemerintah Daerah serta Komponen Masyarakat sebagai upaya untuk mendukung percepatan pembangunan di daerah.

Hal itu disampaikan Toto mewakili Aster Kasad selaku Pati Bidang Perencanaan Penanggung Jawab Operasional (PJO) TMMD saat membuka dan memimpin Rakornis TMMD ke-110 melalui video conference di Gedung E, Puskodalad Mabesad, Jakarta Pusat, Kamis (18/2/2021).

Dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19, Rakornis TMMD yang diikuti Puskodal masing-masing Kotama dan Kodim itu, Toto menyampaikan bahwa TMMD ke-110 akan dilaksanakan selama 30 hari yakni mulai dari 2 hingga 31 Maret 2021 dan dilaksanakan secara serentak di 50 kabupaten/kota dengan mengerahkan 7.500 prajurit yang tergabung dalam 50 Satgas TMMD.

Dengan mengusung tema ‘TMMD Wujud Sinergi Membangun Negeri’, menurut Toto, TMMD ke-110 itu merupakan TMMD yang pertama dilaksanakan di awal 2021, dengan sasaran prioritas terutama kepada daerah miskin tertinggal, terisolir dan terpencil, daerah kumuh perkotaan, daerah perbatasan dan pulau terluar, serta daerah yang terkena dampak bencana alam.   

“Untuk itu saya tekankan agar dalam pelaksanaannya dilakukan secara terkoordinasi dengan semua pihak, sehingga terjalin sinergitas untuk mengoptimalkan hasil TMMD yang tepat sasaran dalam mewujudkan Desa TMMD sebagai percontohan desa yang berwawasan kebangsaan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Toto mengatakan bahwa dalam pelaksanaan TMMD ke-110 TA 2021 itu juga akan digelar Lomba Karya Jurnalistik yang diikuti oleh para Kapendam, para Kapenrem, Dansatgas TMMD, wartawan media cetak/online dan elektronik nasional serta daerah.

“Diharapkan penyelenggaraan TMMD ke-110 ini dapat dipublikasikan lebih masif lagi,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Pelaksana Tugas Dirjen Kesmas Kemenkes RI Kartini Rustandi, secara virtual juga memaparkan tentang ‘Intervensi Kesehatan Lingkungan 2021 dalam kegiatan TMMD’.

Kartini menuturkan bahwa 2021 merupakan tahun kedua intervensi kesehatan lingkungan pada daerah sulit melalui peningkatan kualitas sanitasi lingkungan kerja sama dengan TNI AD dengan target 150 desa.

“Manfaat yang dirasakan masyarakat baik peningkatan  kualitas lingkungan maupun peningkatan kualitas ekonomi masyarakat sangat berdampak positif,” ujarnya.

Sekadar informasi, Rakornis TMMD ke-110 tersebut dihadiri langsung oleh Waaster Panglima TNI, para Pejabat TNI dan Polri, perwakilan Dirjen Kementerian RI, serta diikuti secara virtual oleh para Kasdam, Aster Kasdam, Kapendam, Bupati, Wali Kota, Ketua DPRD, Kepala Bappeda, serta para Dansatgas TMMD ke-110.