BERITA

Jokowi Pantau Vaksinasi Massal Pedagang di Pasar Tanah Abang

MONITOR, Jakarta – Presiden Joko Widodo pagi ini meninjau pelaksanaan vaksinasi massal tahap kedua di pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (17/2/2021).

Vaksinasi tahap kedua yang dilakukan secara bertahap ini diperuntukkan dengan menyasar kelompok pedagang pasar tradisional.

Dalam agenda pengawasan ini, Presiden didampingi oleh Menteri Kesehatan Budi Gunawan Sadikin dan Gubernur DKI Anies Baswedan. Tiba di lokasi, ketiganya langsung menuju pasar Tanah Abang Blok A.

Jokowi yang mengenakan setelan putih hitam ini berkeliling mengecek pelaksanaan vaksinasi terhadap para pedagang.

Sebagai informasi, pelayan publik vaksinasi tahap kedua ini dilaksanakan mulai hari ini sampai enam hari ke depan.

Recent Posts

Kemenperin Dorong IKM Go Digital, Manfaatkan AI untuk Perluas Pasar

MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian terus berupaya meningkatkan kapasitas literasi digital pelaku industri dalam negeri,…

2 jam yang lalu

PMII Ciputat Gelar Haul ke-25 Prof. Sumitro, Refleksi Pemikiran Ekonomi Bangsa

MONITOR, Jakarta - Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Ciputat menyelenggarakan Haul Kebangsaan ke-25 Prof.…

8 jam yang lalu

Kemenperin Gelar Bazaar Lebaran, Jamin Stok Pangan dan Pacu Konsumsi Produk Lokal

MONITOR, Jakarta - Selama Ramadhan, aktivitas konsumsi masyarakat yang meningkat menjadi faktor penting dalam menjaga…

9 jam yang lalu

Perempuan dan Ruang Publik: Diskusi Resonara Soroti Politik Pragmatis hingga Kekerasan Gender

MONITOR, Palu - Palu - Memperingati Hari Perempuan Internasional, komunitas Resonara menggelar diskusi bertajuk Ngaji…

10 jam yang lalu

Kemenag Terbitkan Panduan Ramadan 2026, Masjid Jalur Mudik Wajib Buka 24 Jam

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 1 Tahun 2026 tentang Panduan…

11 jam yang lalu

Panglima TNI Dampingi Presiden RI Resmikan 218 Jembatan di Bogor

MONITOR, Bogor - Presiden RI Prabowo Subianto meresmikan 218 jembatan yang tersebar di seluruh pelosok…

13 jam yang lalu