Inclusive Community Expo, Cara Manunggal TNI-Rakyat di Baubau

"Ruang ini sengaja dibangun bersama komunitas pemuda milenial dan penyandang disabilitas“

Penutupan Inclusive Community Expo 2021 di Baubau, Sultra, Sabtu (30/1/2021). (Penrem 143/HO)

MONITOR, Baubau – Kemanunggalan TNI dengan rakyat tidak saja di dalam kegiatan pembangunan sarana fisik, namun juga non-fisik seperti penyelenggaraan Inclusive Community Expo 2021 oleh Kodim 1413/Buton bagi puluhan komunitas pemuda milenial dan penyandang disabilitas Kepulauan Buton (Kepton).

Kepala Penerangan Korem (Kapenrem) 143/HO, Mayor Arm Sumarsono, mengungkapkan bahwa Inclusive Community Expo merupakan wahana bagi berbagai komunitas pemuda milenial termasuk penyandang disabilitas untuk berkreasi dan menyalurkan aspirasi seni mereka.

“Ruang ini sengaja dibangun bersama komunitas pemuda milenial dan penyandang disabilitas. Meski mungkin jarang, tapi ini juga bentuk perhatian TNI AD, khususnya yang berada di Kepulauan Buton untuk mengisi waktu dengan berbagai hal yang positif,” ungkapnya dalam keterangan tertulis yang diterima MONITOR, Jakarta, Selasa (2/2/2021).

Menurut Sumarsono, hal itu juga sebagai salah satu upaya kreatif dari Dandim 1413/Buton Letkol Inf Arif Kurniawan dalam menindaklanjuti kebijakan Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa dan Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Andi Sumangerukka.

“Yaitu untuk membangun kemanunggalan TNI-Rakyat di era modern seperti saat ini baik secara fisik maupun non fisik,” ujarnya.

Lebih lanjut, Sumarsono mengatakan bahwa kegiatan Inclusive Community Expo 2021 diselenggarakan selama dua minggu dan ditutup pada Sabtu (30/1/2021) lalu di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara.

“Pada saat penutupan, puluhan komunitas pemuda milenial dan penyandang disabilitas mengapresiasi upaya Dandim terhadap mereka dengan mendaulat Dandim 1413/Buton Letkol Inf Arif Kurniawan sebagai Bapak Komunitas se-Kepton,” katanya.

“Komunitas ini tidak saja berasal dari Baubau, namun juga dari Kabupaten Buton, Kabupaten Buton Selatan, Kabupaten Buton Tengah, bahkan Kabupaten Wakatobi,” ungkap Sumarsono menambahkan.

Senada dengan disampaikan Kapenrem, Dandim Buton Letkol Inf Arif Kurniawan, menyampaikan bahwa apa yang dilakukannya tersebut sebagai bentuk komitmen TNI AD dalam membangun kemanunggalan dengan rakyat.

“Terkadang kita lupa bahwa di antara kita masih banyak saudara-saudara kita yang belum beruntung dan membutuhkan kepedulian untuk menyalurkan aspirasi mereka,” ujarnya.

Sebagai Dandim, lanjut Arif, ini tentu amanah dari pimpinan, baik itu Kasad maupun Pangdam XIV/Hasanudin yang harus dipegang teguh serta diimplementasikan untuk kepentingan rakyat.

“Termasuk juga dalam beberapa kesempatan Danrem 143/Halu Oleo, Brigjen TNI Jannie A. Siahaan, selalu menekankan pentingnya pembangunan potensi dari generasi muda. Dan saya akan berusaha memberikan yang terbaik sampai akhir tugas saya, bagi rekan Komunitas lain yang ingin bergabung kami persilahkan,” katanya.

Sementara itu saat acara penutupan Inclusive Community Expo 2021, Ketua Baubau Creative Forum (BBCF) LM Ishaq Anshari merasa terbantu dengan apa yang telah dilakukan oleh Arif Kurniawan.

“Komunitas sangat terbantu, selama beliau menjabat Dandim, perhatiannya mampu memajukan komunitas di Kepton secara berkelanjutan,” ungkap Ishaq Anshari di Baubau, Sabtu (30/1/2021).

Atas perhatiannya tersebut, mewakili komunitas se-Kepton, Ishaq Anshari mendaulat Arif Kurniawan sebagai Bapak Komunitas se-Kepton dengan didasarkan pada dedikasi, edukasi dan bimbingan Dandim kepada seluruh komunitas di Kepton.

“Bapak Dandim mendukung penuh kegiatan Inclusive Community Expo 2021 yang di gelar selama dua minggu di Baubau,” ujarnya.