Senin, 20 September, 2021

Sempat Tersendat Covid-19, Pembangunan JPO Sudirman Kini Dilanjutkan

MONITOR, Jakarta – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali melanjutkan pembangunan revitalisasi Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Sudirman Tahap 2, tepatnya, di area CBD Karet Sudirman. Pembangunannya sepat tersendat karena terkendala Covid-19.

Asisten Pembangunan dan Lingkungan Hidup Setda Provinsi DKI Jakarta, Yusmada Faizal mengatakan, perencanaan revitalisasi JPO Karet Sudirman ini telah dimulai bersamaan dengan revitalisasi 3 JPO sebelumnya di kawasan Senayan Sudirman. Namun, pelaksanaan revitalisasi di JPO Karet Sudirman sempat tertunda karena wabah pandemi COVID-19.

“Revitalisasi JPO Karet Sudirman merupakan kelanjutan dan kesatuan paket pembiayaan, bersama revitalisasi 3 JPO wksebelumnya di kawasan Senayan Sudirman sebelum pandemi,” ujarnya, Sabtu (30/1).

Menurutnya terdapat beberapa hal yang mendasari revitalisasi JPO Karet Sudirman tersebut, di antaranya adalah untuk menjamin keamanan dan kenyamanan pejalan kaki dan pengguna jalan.

- Advertisement -

“JPO ini penting untuk dilakukan pembenahan dengan penguatan struktur jembatan, karena struktur gelagar jembatan yang mengalami deformasi berlebihan. Jadi bila kita melintas di jembatan, akan terasa bergetar,” tambah Yusmada.

Ia pun menjelaskan perlu adanya beberapa fasilitas tambahan untuk memberi kemudahan bagi penyandang disabilitas dan pengguna jalan berkebutuhan khusus.

“Akan disediakan lift untuk memudahkan penyandang disabilitas. Selain itu juga dilakukan pelebaran dan perbaikan kelandaian, karena lebar ramp/tangga jembatan yang sempit dan curam, seringkali menimbulkan antrean panjang para pengguna jasa bus Transjakarta,” terangnya.

Diketahui, revitalisasi JPO Karet Sudirman ditujukan untuk peningkatan pelayanan mobilitas aktif, yaitu pejalan kaki dan pesepeda, dengan tujuan besar untuk mendorong penggunaan moda transportasi emisi rendah. Sebagai pengingat momen bersejarah Ibu Kota, JPO Karet Sudirman akan dilengkapi prasasti penghormatan kepada tenaga kesehatan yang telah berkorban dan berjuang melawan wabah pandemi COVID-19.

- Advertisement -

BERITA TERKAIT

TERPOPULER