Pakai Hercules, Korem HO Kirim 9,410 Ton Bantuan untuk Korban Bencana Sulbar

“Tidak saja dari jajaran Korem, tapi juga ada dari kelompok masyarakat, organisasi kepemudaan serta adik-adik mahasiswa”

Korem 143/HO mengirimkan bantuan untuk korban bencana Sulbar menggunakan pesawat Hercules TNI dari Lanud Halu Oleo, Kendari, Sultra, Senin (25/1/2021). (Penrem 143/HO)

MONITOR, Kendari – Dari sekitar 16 ton bantuan yang berhasil digalang, Korem 143/HO baru bisa memberangkatkan 9,410 ton bantuan dari jajaran Korem 143/HO dan masyarakat Sulawesi Tenggara (Sultra) dengan menggunakan pesawat Hercules TNI AU menuju Sulawesi Barat (Sulbar).

Kepala Penerangan Korem (Kapenrem) 143/HO, Mayor Arm Sumarsono, mengungkapkan bahwa dari hampir 16 ton atau 15, 910 ton bantuan dari satuan dan Persit Kartika Chandra Kirana jajaran Korem 143/HO dan masyarakat Sultra yang digalang Korem 143/HO, baru terdistribusi ke Sulbar sejumlah 9.410 Ton.

“Dari 18 ton bantuan bagi korban gempa di Sulbar diangkut via pesawat Hercules diantaranya sekitar sembilan ton bantuan yang digalang oleh Korem 143/HO. Bantuan dilepas oleh Gubernur Sultra Bapak Ali Mazi yang disaksikan oleh Forkompinda Sultra termasuk Kasiter Kasrem 143/HO, yaitu Letkol Inf Ahmad Hadi Hariyono, Senin (25/1/2021),” ungkapnya dalam keterangan tertulis yang diterima MONITOR, Jakarta, Selasa (26/1/2021) malam.

“Kasiter mewakili Danrem 143/HO, Brigjen TNI Jannie Aldrin Siahaan. Beliau tidak hadir karena menyiapkan rencana kegiatan Pangdam (Mayjen TNI Andi Sumangerukka) di Sultra,” ujar Sumarsono melanjutkan.

Lebih lanjut, Sumarsono mengatakan, pengumpulan bantuan oleh satuan jajaran Korem 143/HO yang dimulai sejak 19 Januari 2021 merupakan tindak lanjut perintah Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa dan Pangdam XIV/Hsn Mayjen TNI Andi Sumangerukka.

“Hingga hari ini (Selasa, 26/1/2020)  secara keseluruhan kita (Korem 143/HO) telah menggalang bantuan setidaknya hampir 16 ton. Ini masih kemungkinan bertambah karena dari beberapa Kodim seperti Kendari, Kolaka, Buton, Muna dan Butur masih akan mengirimkan bantuan bahan makanan,” katanya.

Jadi, lanjut Sumarsono, dengan dikirimnya sembilan ton bantuan yang dilepas oleh Gubernur Sultra, maka setidaknya di Korem masih ada 2,265 ton bahan makanan seperti beras, mie instan, susu, pembalut.

“Termasuk di dalamnya ada susu bayi dan pembalut serta air mineral. Untuk baju layak pakai sejumlah 4,235 ton, masih kita standby-kan, karena info yang diperoleh, korban di Mamuju dan Majene lebih membutuhkan bahan makanan dan pembalut,” ungkapnya.

“Ini tidak saja dari jajaran Korem, tapi juga ada dari kelompok masyarakat, organisasi kepemudaan serta adik-adik mahasiswa yang ada di Sultra yang tidak dapat saya sebutkan satu persatu,” ujar Sumarsono menambahkan.

Sementara itu, Kasiter Kasrem 143/HO Letkol Inf Ahmad Hadi Haryono, usai menyaksikan pengiriman bantuan di Lanud Halu Oleo mengatakan bahwa pengiriman bantuan juga tidak terlepas dari peran Pangdam XIV/Hsn, Gubernur Sultra dan Danlanud Halu Oleo dalam membantu memfasilitasi dukungan pesawat Hercules TNI AU.

“Semuanya telah berperan aktif dalam membantu penggalangan dan memfasilitasi penyaluran bantuan dari Sultra ke Sulbar, semoga besok dapat menyalurkan bantuan yang masih ada,” katanya.

Hadi juga mengungkapkan bahwa dikarenakan masih banyaknya bantuan yang belum terkirim, dari pihak Korem 143/HO juga masih meminta kepada Pangdam XIV/Hsn untuk mendukung sarana transportasi untuk mengangkut bantuan bagi para korban bencana di Sulbar.

“Harapannya semoga bantuan ini bisa segera sampai disana dan bisa membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana,” ungkapnya.