PERBANKAN

Erick Thohir Bangga Pimpin Masyarakat Ekonomi Syariah

MONITOR, Jakarta – Menteri BUMN Erick Thohir terpilih sebagai Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Periode 1442-1445 H. Keputusan itu ditetapkan berdasarkan hasil sidang tim formatur Musyawarah Nasional (Munas) V Masyarakat Ekonomi Syariah.

Erick pun bersyukur atas dipilihnya dirinya sebagai nahkoda baru organisasi pengembangan ekonomi syariah di Indonesia.

“Saya merasa terhormat bisa memimpin sebuah organisasi yang memiliki visi dan misi yang kongkrit untuk pengembangan ekonomi Syariah di Indonesia,” tutur Erick Thohir, dalam keterangannya.

Lebih lanjut Erick mengatakan dirinya akan menjaga kepercayaan MES dan melaksanakan amanah dengan sebaik-baiknya.

“Ini adalah amanah yang harus saya jaga,” kata dia.

Recent Posts

UIN Siber Cirebon Tembus 23 Besar PTKIN Terbaik Versi Webometrics 2026

MONITOR, Jakarta - Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon masuk dalam 23 besar…

1 jam yang lalu

PELNI Catat Angkutan Peti Kemas Tumbuh Menjadi 13.142 TEUs Sepanjang 2025

MONITOR, Jakarta - PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) membukukan kinerja positif dalam penugasan angkutan barang sepanjang…

4 jam yang lalu

UIN Sumatra Utara Raih Peringkat 1 Nasional Kinerja Riset Versi SINTA

MONITOR, Jakarta - Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara mencatatkan prestasi akademik tingkat nasional setelah…

6 jam yang lalu

ASDP Tutup Layanan Nataru, Penumpang Tumbuh dan Kepuasan Publik Sangat Tinggi

MONITOR, Jakarta - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) resmi menutup penyelenggaraan Angkutan Natal dan Tahun…

12 jam yang lalu

DPR: KUHP dan KUHAP Baru Jamin Aktivis Tak Bisa Asal Dipenjara

MONITOR, Jakarta - Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman menjelaskan reformasi hukum pidana dengan terbitnya…

14 jam yang lalu

Haji 2026, Pemerintah Perkuat Petugas dan Layanan Ramah Perempuan

MONITOR, Jakarta - Pemerintah menegaskan komitmennya menghadirkan layanan haji yang ramah perempuan melalui penguatan kualitas…

16 jam yang lalu