Gawat, Pemprov DKI Mulai Kewalahan Tangani Pasien Covid-19

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Widyastuti/ dok: inilah.com

MONITOR, Jakarta – Kasus Covid-19 di Ibukota bukannya menurun, malah terus melonjak tinggi. Bahkan saat ini, Pemerintah Provinsi DKI tampaknya mulai kewalahan dalam menangani pasien Covid-19.

Hal itu dibuktikan dengan kurangnya stok ketersediaan tempat tidur isolasi dan ruang ICU. Fakta itu disampaikan langsung Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Widyastuti.

Ia pun memaparkan kondisi ketersediaan tempat tidur Isolasi, dimana per tanggal 24 Januari 2021, hanya menyisakan 14 persen dengan rincian tempat tidur isolasi sebanyak 8.055 tempat tidur dan telah terisi sebanyak 6.954 tempat tidur.

Hal ini membuat Pemprov DKI Jakarta harus menyiapkan rencana untuk menambah kapasitas tempat tidur isolasi sebanyak 1.941 tempat tidur. Sehingga, total nantinya sebanyak 9.996 tempat tidur.

“Hal yang sama juga terjadi pada ICU kita, di mana kapasitas ICU kita telah terisi sebesar 84 persen dengan jumlah 1.097 tempat tidur ICU dan telah terpakai 921 tempat tidur ICU. Kami juga nantinya akan menambah kapasitas ICU hingga 1.362 tempat tidur ICU,” ungkapnya.

Menurutnya, penambahan fasilitas kesehatan dan para tenaga kesehatan di Jakarta harus terus dilakukan guna menekan angka kematian serta meningkatkan angka kesembuhan.

“Sebab, per 24 Januari 2021, dari total kasus tersebut, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 221.567 dengan tingkat kesembuhan 88,7%, dan total 4.024 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,6%, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 2,8%,” terangnya.

Diketahui, laju pertambahan kasus aktif di Jakarta dalam dua minggu terakhir masih tinggi. Di mana, kasus aktif pada 11 Januari 2021 sebanyak 17.946 dengan jumlah kasus konfirmasi secara total di Jakarta sebanyak 208.583 kasus. Sedangkan, per tanggal 24 Januari 2021, jumlah kasus aktif meningkat sebesar 34 persen menjadi 24.224, dengan jumlah kasus konfirmasi secara total di Jakarta sebanyak 249.815 kasus.