Percepat Penanganan Banjir, Pemkot Banjarmasin Tambah 10 Mesin Pompa

Sebelumnya sudah ada bantuan puluhan mesin pompa dari Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) swasta

Evakuasi korban banjir

MONITOR, Banjarmasin – Pemerintah Kota (Pemkot) Banjarmasin menambah 10 unit mesin pompa berkapasitas 150 meter kubik per jam supaya genangan banjir dapat surut secepatnya.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Banjarmasin, Windiasti Kartika, mengungkapkan bahwa sebelumnya sudah ada bantuan puluhan mesin pompa dari Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) swasta dan untuk menambah percepatan genangan surut kembali didatangkan pompa berkapasitas besar.

Menurut Windiasti, 10 unit mesin pompa tersebut akan digunakan di titik-titik strategis, bahkan sudah ada enam unit yang dioperasikan.

“Dua unit di Sungai Veteran, dua unit di Sungai Kramat dan dua unit di samping fly over atau Sungai Guring, selanjutnya ada empat unit lagi akan disebarkan di beberapa titik,” ungkapnya di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Sabtu (23/1/2021).

Selain itu, Windiasti mengatakan, proses pemompaan air banjir di Kota Banjarmasin juga mendapatkan bantuan pinjaman beberapa pengusaha, yakni, satu unit mesin pompa yang ditempatkan di Sungai Gardu dengan kapasitas 1.000 liter per menit.

Mesin pompa ini, lanjut Windiasti, diharapkan bisa menarik air banjir yang ada di kawasan jalan Pramuka, Terminal KM-6 dan sekitarnya.

Pada Sabtu (23/1/2021), menurut Windiasti, datang lagi dua unit mesin pompa besar, satu dengan kapasitas 1.000 liter per menit, yang satunya kapasitas lebih besar lagi antara 400-800 liter per detik.

“Dua mesin pompa ini digunakan untuk mempercepat turunnya air di kawasan Jalan Protokol A. Yani dan sekitarnya,” katanya.

Windiasti menjelaskan, pengoperasian mesin-mesin pompa air tersebut merupakan ikhtiar untuk mengupayakan penurunan banjir, karena di beberapa wilayah, air masih tinggi.