Sriwijaya Air Fasilitasi Pertemuan Keluarga Korban SJ 182 dengan Sejumlah Pihak

"Tim Family Assistance kami juga siap memberikan bantuan“

Posko jatuhnya pesawatnya Sriwijaya Air SJ 182 di Bandara Soetta Tangerang, Banten. (Robinsar Nainggolan)

MONITOR, Jakarta – Pihak maskapai Sriwijaya Air memfasilitasi pertemuan keluarga korban pesawat SJ 182 dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Badan SAR Nasional (Basarnas), Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), Tim DVI Polri dan Jasa Raharja.

Pertemuan tersebut terjadi pada Senin (18/1/2021) di Jakarta. Dihadiri oleh Direktur Jenderal (Dirjen) Perhubungan Udara Kemenhub Novie Riyanto, Kepala Basarnas Marsdya TNI Bagus Puruhito, Ketua KNKT Soerjanto Tjahyono Komandan DVI Polri Kombes Pol Hery Wijatmoko, Direktur Utama Jasa Raharja Budi Rahardjo dan didampingi langsung oleh Direktur Utama Sriwijaya Air Jefferson Jauwena.

“Rasa terima kasih kami ucapkan atas kesabaran pihak keluarga penumpang SJ 182 selama menantikan proses pencarian, identifikasi dan investigasi berlangsung,” ungkap Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub, Novie Riyanto, dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Selasa (19/1/2021).

Sementara itu, Kepala Basarnas Marsdya TNI Bagus Puruhito, menjelaskan bahwa proses pencarian dalam beberapa hari terakhir agak terhambat karena kondisi cuaca yang kurang bersahabat.

“Namun, kami terus melakukan yang terbaik dalam melakukan pencarian. Dalam kesempatan ini juga kami sampaikan bahwa operasi SAR gabungan dalam rangka pencarian atau evakuasi korban Sriwijaya SJ 182 kembali diperpanjang untuk tiga hari ke depan,” ujarnya.

Ketua KNKT, Soerjanto Tjahyono, mengatakan bahwa sampai saat ini data dari Flight Data Recorder (FDR) masih terus diproses setelah pengunduhan yang berhasil dilakukan beberapa waktu lalu.

“Semoga Cockpit Voice Recorder (CVR) dapat segera ditemukan agar mendukung temuan dari FDR ini,” katanya.

Adapun Komandan DVI Polri, Kombes Pol Hery Wijatmoko, menyampaikan komitmennya untuk segera mengidentifikasi seluruh potongan tubuh yang berhasil ditemukan.

“Sejauh ini kami berupaya melakukannya secepat mungkin agar pihak keluarga penumpang dapat segera mendapatkan kejelasan. Properti milik korban yang ditemukan akan kami lakukan sterilisasi terlebih dahulu sebelum nantinya akan diserahkan kepada pihak keluarga, namun untuk saat ini fokus utama kami adalah untuk segera menyelesaikan identifikasi terhadap body parts yang telah ditemukan,” ungkapnya.

Direktur Utama Jasa Raharja, Budi Rahardjo, menuturkan bahwa pihaknya sudah berhasil menyelesaikan penyerahan santunan kepada pihak keluarga penumpang yang telah teridentifikasi oleh TIM DVI Polri.

“Sampai kemarin kami sudah menyerahkan ke total 17 keluarga penumpang SJ 182,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Utama Sriwijaya Air Jefferson Jauwena, mengatakan bahwa pertemuan tersebut merupakan upaya untuk memberikan ketenangan kepada keluarga penumpang.

“Tim Family Assistance kami juga siap memberikan bantuan sebaik mungkin apabila dari pihak keluarga membutuhkan asistensi selama proses pencarian dan identifikasi berlangsung,” katanya.