Tergenang Banjir, Para Napi Rutan Barabai Kalsel Dievakuasi

“Hari ini, debit air masih belum surut hingga mencapai pinggang orang dewasa“

Para warga binaan atau narapidana di Rutan IIB Barabai, Hulu Sungai Tengah, Kalsel, dievakuasi karena terendam banjir, Jumat (15/1/2021). (Dok. Ditjen PAS Kemenkumham)

MONITOR, Hulu Sungai Tengah – Kepala Rutan IIB Barabai, Gusti Iskandarsyah, mengungkapkan bahwa pihaknya terpaksa mengevakuasi para warga binaan atau narapidana karena banjir sudah menggenangi sebagian besar blok hunian.

Rutan yang berada di Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan (Kalsel), itu menjadi lokasi atau tempat yang mengalami dampak terparah di kawasan tersebut.

“Hari ini, debit air masih belum surut hingga mencapai pinggang orang dewasa. Blok hunian sudah digenangi air maka langkah evakuasi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) harus dilakukan sejak Kamis (14/1/2021) sore dengan alasan kemanusiaan,” ungkap Gusti kepada media, Hulu Sungai Tengah, Jumat (15/1/2021).

Gusti menyampaikan, evakuasi dilakukan terhadap 56 warga binaan yang terdampak banjir yang terdiri dari tahanan perempuan dan kelompok rentan.

Sebelumnya dilaporkan bahwa banjir telah melanda sejumlah Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan wilayah Kalsel sejak Kamis (14/1/2021) pagi. Sejak dini hari air terus naik dan menggenang, hingga siang hari air mencapai paha orang dewasa dan masih terus bertambah tinggi. 

Tercatat beberapa UPT Pemasyarakatan terdampak banjir dikarenakan debit air hujan yang tinggi, diantaranya, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Banjarmasin, Rutan Barabai dan Balai Pemasyarakatan Banjarmasin. Bahkan, Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Kalsel turut digenangi banjir.

Hingga saat ini petugas masih melakukan penyisiran narapidana dengan tingkat resiko rendah untuk dievakuasi ke lantai 2 Rutan Barabai.