Polemik Kepengurusan RW, Warga Pademangan Bersurat ke DPRD DKI

Kantor DPRD DKI Jakarta. (Istimewa)

MONITOR, Jakarta – Gegara kisruh kepengurusan Rukun Warga (RW) yang tak kunjung usai, sejumlah warga di RW 016 Kelurahan Pademangan Barat, Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara, mengirim surat kepada komisi A (bidang pemerintahan) DPRD DKI Jakarta.

Dalam surat tersebut, warga meminta audiensi untuk membicarakan jabatan Ketua RW 016 yang sudah hampir 2 tahun dijabat caretaker.

“Surat sudah kami kirim ke staf komisi A Selasa (12/1/2021) kemarin. Sekarang kita menunggu jadwal dari komisi A untuk audiensi,” ujar Antonius kepada wartawan, Rabu (13/1/2021).

Menurut Antonius, dalam surat tersebut para pengurus RW dan tokoh masyarakat RW. 016 Kelurahan Pademangan Barat, Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara, ingin menyampaikan beberapa hal yang berkaitan dengan masalah yang terjadi di lingkungan RW 016 akibat dari adanya kekisruhan dalam proses pemilihan RW yang terjadi pada tahun 2018 lalu.

“Karena ketua RW terpilih mengundurkan diri maka pada bulan Agustus 2018 Lurah Pademangan Barat membentuk Caretaker RW 016,” ungkapnya.

Melihat permasalahan diatas, kata Antonius, sejumlah pengurus RT di RW 016 sepakat membentuk Forum komunikasi pengurus Rukun Tetangga dan Tokoh Masyarakat RW 016.

“Atas dasar permasalahan tersebut diatas dan agar tidak berkepanjangan konflik yang terjadi, kami ingin berdiskusi dengan komisi A seraya meminta solusi atas permasalahan yang terjadi. Mayoritas warga menginginkan diadakannya pemilihan RW ulang yang bersifat definitif di wilayah RW 016 demi terciptanya pemerintahan yang berwibawa,” pintanya.

Surat tersebut lanjut Antonius juga ditembuskan ke Walikota Administrasi Jakarta Utara, Asisten Pemerintahan Setda DKI Jakarta, Kepala TGUPP Provinsi DKI Jakarta, Kepala Biro tata pemerintahan DKI Jakarta, Camat Pademangan serta Lurah Pademangan Barat.

“Semoga aspirasi warga dapat segera ditindaklanjuti pihak-pihak terkait,” pungkasnya.