SBY Ungkap Tiga Permasalahan Utama Indonesia Saat Ini

“Jika permasalahan utama bangsa ini dapat kita atasi di tahun 2021 ini, peluang baik itu menjadi kenyataan”

Presiden RI keenam, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) (dok: Republika)

MONITOR, Jakarta – Presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), mengungkapkan bahwa ada tiga permasalahan atau tantangan utama yang sedang dihadapi Bangsa Indonesia saat ini.

Menurut SBY, peluang ke arah keberhasilan atau sukses dalam melewati 2021 ini bisa dikaitkan secara langsung dengan apa tantangan dan permasalahan yang dihadapi.

“Mudahnya, jika permasalahan utama bangsa ini dapat kita atasi di tahun 2021 ini, peluang baik itu menjadi kenyataan,” ungkapnya seperti dikutip dari Facebook Susilo Bambang Yudhoyono, Jakarta, Minggu (10/1/2021).

Untuk itu, SBY menyampaikan bahwa mata rantainya, negara dan pemerintah mesti bisa mengidentifikasi permasalahan utama Bangsa Indonesia tersebut. Setelah itu, fokus dan mengerahkan segala sumber daya yang dimiliki untuk mengatasinya.

Tentu saja, menurut SBY, kebijakan pemerintah yang tepat serta perencanaan dan pelaksanaan yang efektif sangat diperlukan. Demikian juga manajemen dan kepemimpinan di semua tingkatan, di seluruh tanah air, juga sangat menentukan suksesnya pekerjaan besar tersebut.

“Menurut pendapat saya, tantangan dan permasalahan bangsa yang utama ada tiga,” ujarnya.

Pertama, SBY mengatakan, pandemi Virus Corona atau Covid-19 yang harus segera diatasi. Kedua, krisis ekonomi yang harus diakhiri dan kemudian ekonomi dipulihkan kembali.

“Ketiga, mungkin tak terkait langsung dengan dua permasalahan yang lain, yaitu melemahnya kerukunan masyarakat karena faktor identitas, politik dan ideologi yang tak boleh dibiarkan,” katanya.

SBY menilai, permasalahan yang ketiga ini justru lebih mendasar sifatnya dan jika diabaikan dampaknya akan sangat buruk bagi kehidupan bangsa di masa depan.

“Kalau tidak kita atasi dan kelola dengan baik, disharmoni sosial ini akan membuat bangsa kita benar-benar terpecah dan terbelah (divided),” ungkapnya menambahkan.