Terganjal Izin BPOM, Gerindra Minta Pemerintah Transparan soal Vaksin

Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi Gerindra, drg. Putih Sari/ dok: dpr/go.id

MONITOR, Jakarta – Program vaksinasi massal akan dilakukan, apalagi pemerintah sudah memborong setidaknya 400 juta dosis vaksin Covid-19. Vaksin yang diimpor pemerintah terdiri dari vaksin Sinovac hingga Pfizer, dan didatangkan secara bertahap.

Di tahap pertama, sebanyak 1,2 vaksin produksi Sinovac sudah tiba dan siap digunakan. Namun berdasarkan kabar yang beredar, vaksin tersebut belum mendapatkan izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Terkait ganjalan tersebut, Anggota Komisi IX DPR RI, drg. Putih Sari, meminta agar pemerintah secara terbuka memberitahukan hasil uji klinis terhadap vaksin-vaksin yang akan digunakan.

Putih juga menyatakan, sebaiknya pemerintah perlu melakukan sosialisasi secara intensif dan komunikatif kepada masyarakat, khususnya terkait khasiat, mutu, dan keamanan vaksin.

“Beberapa hal yang penting diperhatikan oleh pemerintah dalam pelaksanaan program vaksinasi ini, khususnya terkait kesiapan sarana dan prasarana fasilitas kesehatan,” imbuh Legislator dari Fraksi Gerindra ini.