Politisi Gerindra Minta Anies Bangun Fasilitas Publik yang Usang

Fasilitas Publil Banjir Kanal Timur yang kondisinya tak terawat dan usang.

MONITOR, Jakarta – Memasuki tahun 2021, Gubernur DKI Jakarta diminta untuk mulai membangun infrastruktur khususnya tempat area publik yang kondisi sudah tak terawat atau telah usang. Hal demikian diungkapkan Wakil Ketua DPD Partai Gerindra Jakarta, Jimmy Alexander Turangan.

Menurut, membangun atau memperbaiki fasilitas publik sangat diperlukan, sebab ini berhubungan dengan kebutuhan masyarakat juga menunjang sektor pariwisata Jakarta ke depan.

“Memang saat ini semua sedang fokus dalam bidang kesehatan khususnya penanganan covid 19 tapi, setidaknya Pemprov DKI juga harus tetap memperhatikan lainnya agar ketika pandemi ini berlalu kota ini juga bisa menunjukkan pesona kekiniannya dan pastinya gubernur dan wakilnya setidaknya punya karya warisan yg ikonik dimasa akhir masa jabatannya nanti,” ungkapnya.

“Karena saya yakin masyarakat kita itu senangnya bisa melihat hasil yang nyata dan baru disitulah gebrakan seorang pimpinan daerah bisa terlihat,” sambungnya.

Tak hanya itu, mantan anggota DPRD DKI Jakarta periode 2014 – 2019, ini juga meminta Anies untuk bisa menerima semua kritikan yang dilontarkan masyarakat ataupun yang dilontarkan oleh lawan politiknya.

“Seperti kritikan yang dilontarkan oleh Fraksi PDIP DPRD DKI, dalam catatan akhir tahunnya, yang menyebut tidak ada prestasi gemilang yang dilakukan Anies selama tahun 2020. Itu harus diterima Aneis sebagai kritik membangun. Jangan di bawa perasaan alias baper,” ujar Jimmy.

Kata Jimmy, sebenarnya, apabila melihat tolak ukur keberhasilan suatu pemimpin daerah itu yang utama adalah dalam hal-hal yang wajib dahulu seperti kebijakan yang dapat mensejahterahkan masyarakat dari mulai pendidikan, kesehatan, kebutuhan papan sampai pelayanan publik.

‘Semua itu saya rasa sudah dipenuhi oleh Anies. Dan dibuktikan dengan cukup banyaknya penghargaan yang diraih,”ungkapnya.

“Tapi seperti yang saya katakan tadi, Anies tak perlu baper ketika ada yang mengkritik. Namun perlu diketahui juga kalau ada kekurangan dalam kinerja Anies selama 2020, karena Anies pernah bekerja sendiri. Nah, sekarang Anies sudah punya wakil dan momennya masih dalam situasi pandemi,” sambungnya.

Dengan adanya Wakil Gubernur (Wagub), Jimmy pun berharap kehadiran wagub ini, harus punya peranan jangan hanya jadi perwakilan dalam hal seremonial saja.

“Masih ada waktu untuk Anies membuktikan prestasi yang gemilang bersama dengan pasangannya sekarang Ahmad Ariza Patria. Dan sudah saatnya dibuktikan lewat pembangunan-pembangunan fasilitas publik seperti yg sy sampaikan di atas. Karena masih banyak fasilitas publik yang dibiarkan tidak tertata atau bahkan sudah saatnya perlu diupgrade sesuai dengan perkembangan jaman yang pastinya akan bisa menambah ikon baru Jakarta ke depannya,” pungkasnya.

Diketahui, Fraksi PDIP DKI Jakarta memberi catatan khusus terhadap kinerja Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di 2020. Fraksi yang mempunyai jumlah kursi terbanyak di DPRD DKI ini mencatat, tak ada torehan prestasi gemilang yang dicapai Anies sepanjang tahun 2020.

“Kami di Fraksi PDIP melihatnya di 2020, Anies tidak ngapa-ngapain buat Jakarta. Dan memang tidak ada program gebrakan apapun dari Anies,” ujar Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta, Gembong Warsono.

Menurut Gembong, di 2020 Anies hanya melakukan kegiatan rutinitas saja. Karena semua tahun, di 2020 kegiatan difokuskan untuk penanganan Covid-19.