Pangdam Kasuari: Buatlah Sesuatu yang Tak Mungkin Menjadi Mungkin

“Itu bisa terjadi kalau kita mau”

Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa, saat memimpin Apel Bersama yang pertama kali di awal 2021 di lapangan upacara Makodam XVIII/Kasuari, Trikora Arfai 1, Manokwari, Papua Barat, Selasa (5/1/2021). (Pendam XVIII/Kasuari)

MONITOR, Manokwari – Panglima Kodam (Pangdam) XVIII/Kasuari, Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa, mengungkapkan bahwa banyak titik-titik yang baru dibangun di Markas Kodam XVIII/Kasuari yang masih dalam proses penyelesaian.

Hal itu disampaikan Cantiasa di hadapan para Perwira, Bintara, Tamtama dan PNS yang berdinas di Markas Kodam dan Badan Pelaksana Kodam (Balakdam) XVIII/Kasuari saat Apel Bersama yang pertama kali dipimpin langsung oleh Pangdam XVIII/Kasuari di awal 2021 sekaligus pemberian Ucapan Selamat Natal 2020 dan Tahun Baru 2021, Selasa (5/1/2021).

Selain Cantiasa, Apel bersama yang digelar di lapangan upacara Makodam XVIII/Kasuari, Trikora Arfai 1, Manokwari, Papua Barat, itu juga diikuti oleh Kasdam Brigjen TNI Djoko Andoko, Irdam dan Perwira Staf, Kapoksahli Pangdam dan Perwira Staf, LO AL dan LO AU, serta para Asisten dan Kabalakdam XVIII/Kasuari.

“Untuk itu, saya minta kalian terus kebut. Buatlah segala sesuatu yang tidak mungkin/mustahil menjadi mungkin/bisa terwujud. Itu bisa terjadi kalau kita mau,” ungkapnya dalam keterangan tertulis yang diterima MONITOR, Jakarta, Selasa (5/1/2021).

Cantiasa mengatakan, Motor Viar sudah diberikan kepada satuan dan alat berat pun juga sudah didatangkan ke Markas Modam untuk mempertinggi mobilitas dalam rangka percepatan hasil pengerjaan titik-titik yang sedang dikerjakan.

Untuk itu, Cantiasa meminta kepada para Komandan Satuan (Dansat) agar mengecek sektor satuannya masing-masing. 

“Kita harus bangun satuan ini mulai dari insfrastruktur, Sumber Daya Manusia, kemampuannya, keahliannya, skill, prestasinya, karyanya dan lain sebagainya. Pasti kita bisa dan itu sudah saya buktikan terhadap diri saya sendiri di setiap event. Perintah dan kepercayaan pimpinan yang diberikan kepada kita, kalau kita betul-betul fokus, pasti kita bisa mengerjakan dan menyelesaikannya dengan baik,” ujarnya.

Lebih lanjut, Cantiasa mengatakan, tugas Pangdam itu ada dua. Pertama adalah menyiapkan pasukan untuk operasional.

“Kita ada tugas menjaga stabilitas keamanan dan melaksanakan Pembinaan Teritorial. Makanya saya punya visi, bagaimana menjadikan Prajurit Kodam XVIII/Kasuari ini menjadi prajurit-prajurit yang profesional sesuai dengan kecabangan dan bagian masing-masing, baik Satpur (Satuan Tempur), Banpur (Bantuan Tempur) atau pun Banmin (Bantuan Administrasi) semuanya harus profesional,” katanya.

Apalagi, lanjut Cantiasa, di Kodam XVIII/Kasuari ada pengembangan organisasi dan pasukan, sehingga tugasnya menjadi lebih banyak lagi.

“Oleh karena itu, para personel yang berada di Makodam ini saya harapkan untuk terus meningkatkan semangat dan bekerja keras guna mewujudkan harapan rekan-rekan kita yang berada di satuan bawah, yang tentunya juga merupakan harapan kita semua,” ungkapnya.

Adapun tugas Pangdam yang kedua, Cantiasa menyebutkan, adalah memberikan kesejahteraan.

“Saya jadi Panglima Kodam di sini akan berusaha semaksimal mungkin memberikan kesejahteraan kepada kalian karena kalian mendukung dan setia kepada saya. Jadi saya sebagai pimpinan harus setia dengan anak buah saya. Saya ditunjuk sebagai Pangdam maka saya harus bekerja keras membawa kalian semua kepada kehidupan yang lebih baik. Makanya kalau ada yang sakit saya perintahkan agar segera diatensi, apakah dievakuasi atau diobati di sini, yang penting harus segera ditangani dengan sebaik-baiknya, tidak boleh lengah,” ujarnya.

Yang terakhir, Cantiasa pun meminta kepada jajarannya agar selalu menjaga kesehatan di awal 2021 ini. Sebab, pandemi Covid-19 masih belum selesai.

“Akhirnya, sekali lagi saya ucapkan terima kasih atas dedikasi dan pengabdian, serta kesetiaan kalian terhadap Kodam XVIII/Kasuari dan saya ingin kalian tetap sehat, senang, tidak ada yang merasa di buang berdinas di Kodam XVIII/Kasuari ini, karena disinilah kawah chandradimuka, tempat kalian belajar, merenung dan berjuang,” katanya.

Sekadar informasi, apel dilanjutkan dengan olahraga bersama, baik lari maupun jalan kaki secara perorangan dan kelompok di kompleks Makodam XVIII/Kasuari.