HUT ke-48, PDIP Usung Tema ‘Indonesia Berkepribadian dalam Kebudayaan’

“Seluruh aspek kebudayaan nusantara yang membentuk kepribadian bangsa akan menjadi fokus peringatan HUT”

Anggota Dewan Pembina Megawati Institute, Hasto Kristiyanto, di acara dialog kebangsaan bertema ‘Pembudayaan Pancasila dan Peneguhan Kebangsaan Indonesia di Era Milenial’ yang diselenggarakan oleh UNJ, Jakarta, Selasa (10/11/2020). (Istimewa)

MONITOR, Jakarta – Setelah mengangkat seluruh rekam jejak peradaban nusantara melalui Jalur Rempah Nusantara Bagi Peradaban Dunia pada tahun lalu, peringatan HUT PDI Perjuangan (PDIP) ke-48 yang jatuh pada 10 Januari 2021 mendatang mengambil tema ‘Indonesia Berkepribadian Dalam Kebudayaan’.

“Seluruh aspek kebudayaan nusantara yang membentuk kepribadian bangsa akan menjadi fokus peringatan HUT. Pada saat bersamaan, partai terus melanjutkan gerakan mencintai bumi dengan melakukan gerakan penghijauan secara serentak dan sekaligus gerakan membersihkan sungai yang tahun ini dipusatkan di sepanjang Sungai Ciliwung,” ungkap Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto, kepada media, Jakarta, Minggu (3/1/2021).

Hasto mengatakan, merawat bumi melalui penghijauan dan membersihkan sungai tersebut sangat penting. Tidak hanya sebagai jalan peradaban, sungai merupakan akumulasi ribuan mata air yang harus dijaga dan diselamatkan dengan penghijauan.

“Ada tugas mengembalikan ekosistem sungai dengan berbagai tanaman yang bermanfaat di dalam menjaga keseimbangan seluruh alam raya. Sebab sungai juga sebagai cermin keindahan nusantara yang begitu indah dalam keberagaman. Kesemuanya adalah bagian dari upaya menggelorakan rasa cinta tanah air dan bangga dengan seluruh khasanah kebudayaan nusantara,” katanya.

Hasto menympaikan, mengingat HUT ke-48 berlangsung di tengah pandemi Covid-19, maka persatuan dengan rakyat terus dikedepankan.

“Seluruh peringatan HUT ke-48 partai dilakukan dengan memenuhi seluruh ketentuan protokol kesehatan. Pencegahan Covid-19 menjadi tanggung jawab seluruh simpatisan, anggota dan kader partai. Gerak menyatu dengan rakyat menjadi watak dan karakter partai yang tidak pernah berubah dalam situasi apapun,” ujarnya.

Hasto menambahkan, peringatan ulang tahun partai itu juga menjadi momentum kritik di dalam merenungkan seluruh perjalanan partai dari PNI, PDI hingga PDIP.

“HUT 48 juga menjadi momentum konsolidasi partai. Karena itulah rangkaian acara dilakukan hingga 31 Mei 2021, dan dilanjutkan dengan Bulan Bung Karno sepanjang bulan Juni 2021,” ungkapnya.