Mantan Kepala BIN, AM Hendropriyono. (MI/Depi Gunawan)
MONITOR, Jakarta – Pelaku video parodi lagu Indonesia Raya akhirnya terkuak. Dimana, diketahui pelaku parodi merupakan warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Sabah Malaysia dan Cianjur Indonesia.
Parodi lagu Indonesia Raya membuat publik geram. Fenomena ini tak lepas dari perhatian tokoh intelijen dan militer negara, AM Hendropriyono.
Ia mengatakan, orang-orang yang sengaja membuat citra bangsanya buruk merupakan sosok pengkhianat. Video seperti parodi ini, dikatakan dia, membuat bangsa Indonesia jelek di mata dunia.
“Memang yang kerap bikin kita jelek di mata dunia adalah para pengkhianat, yang sering mnjelek-jelekkan bangsanya sendiri,” ujar Hendropriyono, Sabtu (2/1/2021).
Ia menilai, moral yang dijunjung bukan lagi moral Pancasila dan agama yang dijunjung bukan lagi agama Allah. Eks Ketua Umum PKPI ini menambahkan, hal tersebut merupakan imbas dari liberalisasi sosial politik.
“Tanpa rambu-rambu ketahanan mental dan disiplin sosial. Ini lampu kuning tanda kita mulai kehilangan jati diri,” kata Hendropriyono.
“Perlu segera dilakukan terobosan di bidang pendidikan, dengan pembinaan ahlak dan moral Pancasila serta membangun lingkungan yang patriotik bagi generasi muda Indonesia,” tandasnya.
MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menegaskan bahwa penyelenggaraan Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026…
MONITOR, Jakarta - Sebanyak 725 dari 737 masjid dan musala yang terdampak banjir dan longsor…
MONITOR, Malang - Pemerintah melalui Danantara melaksanakan groundbreaking Pengembangan Hilirisasi Ayam Terintegrasi, dengan Kabupaten Malang,…
MONITOR, Jakarta - Sejumlah kementerian dan lembaga negara hari ini, Kamis (5/2/2026), berkumpul di Jakarta…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) memperkuat pengawasan melekat terhadap petugas haji dalam…
MONITOR, Jakarta - Keputusan Presiden Prabowo Subianto menandatangani Piagam Board of Peace (BOP) dan membawa…