MEGAPOLITAN

Terungkap, Ternyata Ini Penyebab Kasus Covid-19 di Depok Masih Tinggi

MONITOR, Depok – Kasus penyebaran virus corona atau Covid-19 di Kota Depok semakin mengkhawatirkan.

Berdasarkan data di Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (GTPPC) Kota Depok per 31 Desember 2020, angka positif telah mencapai 17.294, sembuh 13.517, dan kematian telah mencapai 419 orang.

Juru Bicara GTPPC Kota Depok, Dadang Wihana menyebut, ada beberapa faktor yang menyebabkan kasus positif molonjak signifikan. Diantaranya, pergerakan orang yang cukup tinggi, aktifitas sosial ekonomi tinggi.

“Dan persepsi warga saat ini, seperti sudah new normal, seperti biasa, sehingga abai terhadap protokol kesehatan,” katanya di Balai Kota, Kamis (31/12) kemarin.

Dijelaskan Dadang, adapun klaster penyumbang kasus positif terbanyak di Kota Depok adalah klaster rumah tangga atau keluarga. Kasus ini dinilai menjadi salah satu penularan Covid-19 yang paling menonjol di wilayahnya saat ini.

“Klaster yang paling dominan adalah klaster keluarga, seusai tempat kerja. Ada juga beberapa klaster liburan dari kunjungan ke beberapa daerah,” ujarnya.

Recent Posts

Rokhmin Dahuri: Swasembada Pangan Harus Menyejahterakan Petani

MONITOR, Jakarta - Capaian swasembada pangan tidak cukup diukur dari peningkatan produksi dan ketersediaan pangan…

8 jam yang lalu

Blue Economy; Basis Pembangunan Menuju Indonesia Emas 2045

MONITOR, Jakarta - Guru Besar Emeritus Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Lautan IPB University sekaligus…

11 jam yang lalu

Wacana Ambang Batas 5 Persen, Partai Gelora Minta Kader Fokus Syarat Verifikasi Parpol

MONITOR, Jakarta - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia meminta seluruh pengurus…

12 jam yang lalu

Peternak NTB Tak Sendiri, Kementan Bersama Pemda Perkuat Perlindungan Ternak

MONITOR, Jakarta – Kementerian Pertanian (Kementan) bersama pemerintah daerah memperkuat pengendalian Penyakit Mulut dan Kuku…

13 jam yang lalu

KUMITRA Buka Akses Usaha Mikro Aceh ke Rantai Pasok Ritel

NONITOR, Aceh – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memperluas akses pasar bagi usaha…

14 jam yang lalu

Kamenaker: Kompetensi dan Bahasa Jadi Bekal Kerja ke Jepang

MONITOR, Banyuwangi — Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor menekankan pentingnya kompetensi dan kemampuan bahasa…

16 jam yang lalu