BERITA

Tahun 2021, Haedar Nashir: Mari Melangkah dengan Semangat Baru

MONITOR, Jakarta – Semangat baru harus tetap digelorakan memasuki awal tahun baru 2021. Pesan tersebut diutarakan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir.

“Mari melangkah di tahun baru 2021 dengan semangat baru,” ujar Haedar Nashir, Jumat (1/1/2021).

Guru Besar Universitas Muhammadiyah Yogyakarta ini mengingatkan, salah satu modal utama yang harus dilakukan selain memiliki semangat tinggi, yakni kerja keras dan bersungguh-sungguh.

“Modal utamanya semangat tinggi dengan kerja keras dan kesungguhan disertai do’a kepada Yang Maha Kuasa,” imbuh Haedar.

“Selalu percaya dan terus bermunajat meraih rahmat dan berkah Allah,” sambungnya lagi.

Recent Posts

Kenaikan Yesus Kristus 2026, Menag Ajak Umat Perkuat Harmoni dan Semangat Kebersamaan

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar mengucapkan selamat memperingati Hari Raya Kenaikan Yesus Kristus…

2 jam yang lalu

Jazuli Usulkan Sejumlah Penguatan Substansi dalam RUU Satu Data Indonesia

MONITOR, Jakarta - Panitia Kerja (Panja) Penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Satu Data Indonesia (SDI)…

7 jam yang lalu

Presiden Prabowo Instruksikan Penurunan Suku Bunga PNM Mekaar Hingga di Bawah 9 Persen

MONITOR, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan agar suku bunga program Permodalan Nasional Madani (PNM)…

8 jam yang lalu

Cegah Keraguan Publik, Komisi X Tegaskan BPS Harus Sajikan Data Faktual

MONITOR, Surakarta - Wakil Ketua Komisi X DPR RI MY Esti Wijayati memberikan catatan kritis…

9 jam yang lalu

Kementerian UMKM Apresiasi KSP Guna Prima Dana, Dinilai Jadi Contoh Koperasi Penyalur KUR Nasional

MONITOR, Badung - Wakil Menteri UMKM, Helvi Yuni Moraza melakukan kunjungan kerja ke Koperasi Simpan…

11 jam yang lalu

Akad Massal KUR 1.000 UMKM Kreatif Bali, Pemerintah Perluas Akses Pembiayaan dan Digitalisasi

MONITOR, Bali – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bersama Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat…

12 jam yang lalu