PARLEMEN

DPR: Tekanan Pandemi Berdampak pada Dunia Asuransi

MONITOR, Jakarta – Anggota DPR RI Komisi XI Misbakhun mengatakan situasi perekonomian yang saat ini menghadapi tekanan akibat pandemi Covid-19 berdampak serius terhadap kinerja sektor keuangan termasuk industri asuransi.

Di samping pasar modal mengalami penurunan IHSG sangat tajam pada awal pandemi, Misbakhun menyatakan kinerja emiten di pasar modal juga mengalami tekanan karena PSBB.

“Kondisi tersebut berpengaruh kepada dunia asuransi yang turut menanam instrumen investasi mereka di pasar modal,” kata Misbakhun dalam keterangannya, Senin (28/12).

“Padahal pasar modal sendiri mengalami situasi tekanan yang membuat mereka juga harus sulit memberikan return,” sambungnya.

Recent Posts

Puan Pimpin Paripurna DPR, Bahas LHP LKPP 2025 Hingga Persetujuan Naturalisasi 2 Pesepakbola

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani memimpin Rapat Paripurna DPR RI yang ke-22…

15 menit yang lalu

Menaker dan Seskab Teddy Luncurkan MagangHub Angkatan II, Kuota Naik Jadi 150 Ribu

MONITOR, Jakarta – Menteri Ketenagakerjaan Yassierli bersama Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya meluncurkan Program Pemagangan…

5 jam yang lalu

Muqaddimah Ibn Khaldun: Ketika Sejarah Tidak Lagi Sekadar Cerita Masa Lalu

Oleh: Adriansyah(Ketua Umum Ikatan Alumni FISIP UIN Jakarta) Di tengah banyaknya buku sejarah yang berisi…

7 jam yang lalu

Wamenhaj Kembali Salurkan Bantuan bagi Jemaah Haji yang terlilit utang

MONITOR, Aceh - Kepulangan dari Tanah Suci menjadi momen yang semakin bermakna bagi sejumlah jemaah haji…

7 jam yang lalu

DPR Perkuat Digitalisasi Pertanian Lewat Revisi UU Pangan Demi Wujudkan Ketahanan Pangan Nasional

MONITOR, Jakarta - Komisi IV DPR RI Daniel Johan mengungkap saat ini DPR bersama Pemerintah…

23 jam yang lalu

Lima Peserta SPPI Meninggal Saat Latsarmil, PBHI Desak Presiden Hentikan Program dan Bentuk Tim Investigasi Independen

MONITOR, Jakarta – Perhimpunan Bantuan Hukum dan Hak Asasi Manusia Indonesia (PBHI) mendesak Presiden menghentikan…

24 jam yang lalu