Begini Cara Partai Gelora Pasarkan Produk UMKM ke Pasar Internasional

“Pemasaran kita secara nasional dan orientasinya ekspor, internasional”

YESPreneur Webseries Chapter I Series #4 dengan tema 'YES-Yakin Enterprenur Sukses Akan Menjadi Motor Penggerak UMM Gelora' di Jakarta, Sabtu (26/12/2020). (Istimewa)

MONITOR, Jakarta – Partai Gelombang Rakyat (Gelora) akan membuat market place untuk memasarkan produk pelaku UMKM seluruh Indonesia, terutama pelaku UMKM yang tergabung dalam Program YES (Yakin Enterperneeur Sukses).

Market place tersebut akan memasarkan produk-produk UMKM binaan Partai Gelora ke pasar-pasar nasional dan internasional.

“Kita akan membuat market place, itu memang arahnya kita punya wadah untuk berjualan sendiri, minimal untuk semua anggota YES. Pemasaran kita secara nasional dan orientasinya ekspor, internasional,” ungkap Ketua Bidang UMKM dan Ekonomi Keluarga (Ekkel) Partai Gelora, Srie Wulandarie, dalam keterangannya, Jakarta, Minggu (27/12/2020).

Hal itu disampaikan Srie Wulandarie yang akrab disapa Coacah Wulan ini saat menjadi narasumber YESPreneur Webseries Chapter I Series #4 dengan tema ‘YES-Yakin Enterprenur Sukses Akan Menjadi Motor Penggerak UMM Gelora’ di Jakarta, Sabtu (26/12/2020).

Menurut Wulan, Partai Gelora telah meluncurkan Program YES sekitar empat minggu lalu. Saat ini, program YES tersebut disosialisasikan secara massif ke berbagai daerah untuk mengajak para pelaku UMKM bergabung.

“YES itu suatu program gerakan sosial untuk menciptakan komunitas UMKM. Ada unsur masyarakat, pemerintah, organisasi mitra dan organisasi terafiliasi yang mempunyai visi sama mensejahterakan masyarakat Indonesia. Sasarannya pewirausaha pemula dan pewirausaha yang mau menaikkan usaha,” ujarnya. 

Dalam memajukan UMKM, lanjut Wulan, Partai Gelora telah menyiapkan empat langkah sukses, yakni memberikan pelatihan dan pendampingan, membantu perizinan usaha, pemasaran secara nasional sampai ekspor, serta mendorong akses untuk mendapatkan bantuan permodalan.

“UMKM kita itu perlu banyak pelatihan untuk menambah skill dan knowledge. Masalah lain kalau mau merambah market lebih besar akan selalu ditanyain perizinan, nah ini yang akan dibimbing YES untuk mendapatkan izin usaha,” katanya.

Sementara terkait pemasaran produk UMKM, Wulan mengungkapkan, banyak pelaku UMKM yang membuat produk-produk yang bagus, namun tidak bisa dipasarkan sehingga tidak bisa mendapatkan pemasukan, padahal sudah mengeluarkan modal yang tidak sedikit untuk membuat produk tersebut.

“Pasar ini juga penting, buat apa punya produk bagus-bagus kalau tidak bisa dijual, enggak bisa dipasarkan dan enggak bisa hasilkan duit. YES ini membantu pemasaran, membimbing sampai ekspor, karena target kita adalah pasar internasional. Banyak produk UMKM kita layak untuk tembus pasar internasional,” ungkapnya.

Sedangkan menyangkut permodalan, Wulan menegaskan, Partai Gelora akan membantu pelaku usaha UMKM untuk mendapatkan akses permodalan dari pemerintah, lembaga maupun perusahaan.

“Tentunya yang akan dibantu yang sudah memilki usaha, jangan ujug-ujug belum punya usaha, sudah minta ini minta itu, ya tidak bisa. Namanya, usaha itu mulai dari nol,” ujarnya.

Karena itu, Wulan berharap, Program YES menjadi inkubator bisnis, satuan usaha di daerah. Selanjutnya, YES akan berkolaborasi dengan ekosistem UMKM nasional dan internasional. Sehingga pelaku UMKM di Indonesia seluruhnya bisa naik usahanya di pasar internasional.

“DPN akan memberikan TOT kepada wilayah untuk menyiapkan langkah-langkahnya, cara kerjanya. Target kita setiap daerah punya pemetaan sendiri. Tidak bisa dipukul rata, karena setiap daerah punya keunikan dan permasalahan sendiri, yang di Kalimantan Barat belum tentu sama di Sumatera Utara atau Jawa Barat. Bagian Litbang harus bisa melihat peta permasalahan daerahnya,” katanya.

Ketua DPW Partai Gelora Sumatera Utara, Heriansyah, menyampaikan bahwa pemerintah perlu memberikan stimulus untuk pelaku usaha UMKM,  bukan sekadar memberikan bantuan tunai langsung seperti yang terjadi saat pandemi Covid-19 ini.

“Untuk membangkitkan UMKM diperlukan bantuan untuk pelaku UMKM, bukan hanya bantuan tunai, tapi juga stimulus. Pemerintah harus punya database UMKM yang benar, sehingga pelaku usaha UMKM bisa tetap berkelanjutan,” ungkapnya.

Sebaliknya, Sekretaris Umum DPW Partai Gelora Jambi Aries Supriadi, menambahkan bahwa seorang pelaku usaha UMKM yang ingin berhasil dalam usahanya harus mau bekerja keras dan ulet, memiliki jaringan, serta fokus dan selalu membuat inovasi-inovasi produk yang dihasilkan.