Eks Danjen Kopassus: Tak Semua Prajurit Dapat Bertugas di Papua

“Kalian sudah melaksanakan tugas dengan baik”

Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa, saat melepas 700 personel Sat BKO Teritorial Gelombang II TA 2020 Kodam XVIII/Kasuari di aula Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Papua Barat, Anday, Manokwari, Rabu (23/12/2020). (Pendam XVIII/Kasuari)

MONITOR, Manokwari – Panglima Kodam (Pangdam) XVIII/Kasuari, Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa, memimpin acara pelepasan sekaligus memberikan piagam penghargaan kepada 700 personel Satuan Bawah Kendali Operasi (BKO) Teritorial Gelombang II TA 2020 Kodam XVIII/Kasuari di aula Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Papua Barat, Anday, Manokwari, Rabu (23/12/2020).

“Kalian sudah melaksanakan tugas dengan baik, karena dihadapkan dengan luas tanah Papua, khususnya di Papua Barat. Kodam XVIII/Kasuari yang baru saja berulang tahun pada tanggal 19 Desember 2020 kemarin, artinya bahwa para prajuritnya sudah empat tahun menjaga stabilitas kemanan di sini, dengan cara melakukan Pembinaan Teritorial, yang dibantu oleh kalian,” ungkap Cantiasa dalam keterangan tertulis yang diterima MONITOR, Jakarta, Kamis (24/12/2020).

Cantiasa yang didampingi Kasdam XVIII/Kasuari, Brigjen TNI Djoko Andoko, dan beberapa pejabat utama Kodam XVIII/Kasuari serta Dandim 1801/BS Manokwari saat melepas 700 personel BKO itu mengucapkan syukur karena para prajurit tersebut telah berhasil melaksanakan tugas dengan baik.

“Puji Tuhan, kita bisa melaksanakan tugas-tugas tersebut dengan baik dan mendapatkan respon yang positif dari masyarakat, dengan bukti tidak adanya penolakan dan laporan-laporan yang bersifat negarif,” ujar mantan Danjen Kopassus itu.

Lebih lanjut, Cantiasa mengatakan, dalam menyikapi permasalahan, khususnya terkait terbatasnya personel dan Satuan Komando Kewilayahan (Satkowil) Kodim dan Koramil di wilayah Kodam XVIII/Kasuari, yang dihadapkan pada kondisi wilayah Papua Barat yang sangat luas dan situasi keamanan yang masih rawan, maka dipandang perlu adanya pengembangan Satkowil berupa Kodim dan Koramil persiapan di beberapa kabupaten baru, sebagai cikal bakal Kodim dan Koramil organik di jajaran Kodam XVIII/Kasuari.

Menurut Cantiasa, 700 orang prajurit yang tergabung dalam Satuan BKO Teritorial Gelombang II TA 2020 yang telah ditugaskan di 57 Koramil persiapan di 12 Kabupaten yang berada di Papua Barat itu berasal dari 12 Kotama TNI AD di seluruh Indonesia. Di samping bertugas untuk membantu kesulitan rakyat di daerah, secara khusus mereka bertugas dalam menyiapkan Koramil-Koramil baru di wilayah Kodam XVIII/Kasuari.

“Kalian telah bertugas selama 321 hari, sejak 9 Februari hingga 25 Desember 2020. Jadi pengalaman tugas kalian di tanah Papua Barat ini luar biasa, karena tidak semua prajurit dapat bertugas di tanah Papua,” katanya.

“Jadikan pengalaman ini sebagai bahan pembelajaran dan manfaatkan dengan sebaik-baiknya saat menemukan permasalahan di daerah penugasan satuan kalian sendiri,” ungkap Cantiasa melanjutkan.

Cantiasa mengungkapkan, keberadaan Satuan BKO Teritorial itu selain sebagai Aparat Teritorial sekaligus juga merupakan manifestasi hadirnya pemerintah di daerah-daerah terpencil dan kepulauan. Secara umum, dampak positif dari keberadaan Satuan BKO Teritorial Gelombang II yang telah dilakukan di Kodam XVIII/Kasuari diantaranya, secara kalkulasi perolehan lahan untuk Koramil hingga saat ini mencapai 73,69 persen.

Selain itu, menurut Cantiasa, animo para pemuda atau pemudi untuk mendaftar menjadi Prajurit TNI mengalami peningkatan cukup tinggi, terbukti saat perekrutan selain yang reguler pada Bintara Otsus mencapai angka 1.400 orang.

“Selain itu, tidak adanya penolakan dari tokoh masyarakat maupun Pemda terhadap keberadaan Satuan BKO Teritorial. Juga menurunnya tingkat kriminalitas di daerah yang ditempati Satuan BKO Teritorial dan sangat terbantunya Pemda atas keberadaan Satuan BKO Teritorial ini sehingga Pemda membantu dan mendukung dalam proses memperoleh lahan dan bangunan Koramil,” ujarnya.

Terkait dengan masih adanya pandemi Covid-19, Cantiasa kembali mengingatkan dan berpesan kepada para prajurit yang akan kembali ke satuan asalnya dan bertemu lagi dengan keluarganya di rumah tersebut untuk selalu menjaga kesehatannya.

“Saya ingatkan kembali, di masa pandemi Covid-19 ini agar selalu menjaga kesehatan, dengan beristirahat yang cukup dan teratur,” katanya.

“Saya juga minta kepada kalian semua dimana pun berada harus selalu manunggal dengan rakyat dan baik-baik dengan rakyat,” ungkap Cantiasa menambahkan.