PEMERINTAHAN

Wamenag: Mahasiswa PTKI Harus Dibekali Kompetensi

MONITOR, Jakarta – Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa’adi mengingatkan civitas akademika Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) untuk merespon tantangan dan dinamika zaman. Proses perkuliahan di PTKI harus mampu menjawab kebutuhan masyarakat di era revolusi industry 4.0.

Menurut Wamenag, kemampuan membaca orientasi masa depan masyarakat (future need of the society) yang tepat dan detail sangatlah penting saat ini. Sehingga, pendidikan tidak memproduksi sesuatu yang sudah tidak lagi relevan dengan tantangan zamannya, baik skills dan knowledge capacity yang dibutuhkan.

Wamenag lalu mencontohkan rencana Google membuat semacam pendidikan dan kursus online untuk mendapatkan employee yang dibutuhkan. Google learning certificates ini berbayar dan akan menyediakan skema beasiswa bagi yang terpilih. Para peserta akan ditraining selama enam bulan secara intensif untuk memenuhi kebutuhan beberapa perusahaan. Google Learning Certificate ini merupakan tantangan relevansi keilmuan yang diajarkan di perguruan tinggi, termasuk PTKI.

“Melihat tantangan serta trends semacam ini, saya meminta PTKI jangan terjebak dalam proses pembelajaran yang mengarah kepada upaya mencapai gelar semata (certificate oriented) tanpa diimbangi dengan kompetensi, skills dan knowledge mahasiswa yang memadai,” tegas Wamenag saat menyampaikan Orasi Ilmiah dalam Rangka Wisuda Sarjana ke-40 dan Magister ke-26 IAIN Pekalongan di Pekalongan, Selasa (15/12).

Hadir, Rektor IAIN Pekalongan, para anggota Senat, serta seluruh civitas akademika kampus IAIN Pekalongan dan para wisudawan.

“Jika PTKI tidak melakukan kontrol terhadap mutu atau kualitas alumninya, maka dampaknya nanti akan kembali kepada Perguruan Tinggi tersebut,” lanjut Wamenag.

Menurut Wamenag, penguatan kompetensi lulusan saat ini sangat penting. Selain menjawab tantangan zaman dan relevansi dengan kebutuhan ummat, salah satu instrument penilaian dalam akreditasi Institusi (lembaga) dan juga program studi adalah tracer study serta daya serap kerja (employability after graduation).

Untuk itu, kata Wamenag, sangatlah tepat dikatakan bahwa kualitas PTKI dapat dilihat dari kualitas para alumninya (The Quality of higher education can be seen through their alumni profile and contribution). Kebijakan kampus merdeka khas PTKI, diperkitakan akan final dalam waktu dekat, dan itu bisa dijadikan guideline bagi PTKI.

“Pimpinan IAIN Pekalongan harus secepatnya ber-Ijtihad untuk segera mendesign dan mengimplementasikan Kampus Merdeka Belajar bekerjasama dengan PTK atau PTU, serta lembaga bereputasi nasional dan Internasional lainnya sehingga kompetensi alumni PTKI kita semakin baik sesuai kebutuhan dan konteks tantangan zamannya,” terangnya.

Kepada wisudawan, Wamenag mengucapkan selamat dan berharap untuk terus menambah pengetahuan sesuai konteks tantangan saat ini agar dapat lebih kontributif serta solutif. “Anda semua ini lahir dari rahim Perguruan Tinggi Keagamaan Islam. Pada dasarnya Anda semua juga dituntut mampu menjadi ambassador atau “duta yang terbaik” bagi ajaran Islam,” pesan Wamenag.

“Wisudawan harus mampu menunjukan bahwa Islam adalah ajaran agama yang menebarkan kedamaian, kemajuan serta berkontribusi bagi peradaban dunia,” tandasnya.

Recent Posts

745 Ribu Kendaraan Melintas di Tol Nusantara Saat Libur Paskah 2026

MONITOR, Jakarta – PT Jasa Marga (Persero) Tbk melalui Jasamarga Nusantara Tollroad Regional Division (JNT)…

6 jam yang lalu

Wamen UMKM Sebut Kewirausahaan Jadi Kunci Keberhasilan Hadapi Puncak Demografi

MONITOR, Jakarta - Wakil Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Helvi Moraza menegaskan penguatan…

8 jam yang lalu

1,7 Juta Siswa Madrasah dan Santri Ikuti AN-TKA 2026, Kemenag Dorong Transformasi Evaluasi Pendidikan Islam

MONITOR, Jakarta – Kementerian Agama (Kemenag) resmi menggelar Asesmen Nasional (AN) yang terintegrasi dengan Tes Kompetensi…

9 jam yang lalu

Monitoring Kebun Jagung Kemitraan GNTI, Persiapan Panen Raya 1.500 Hektare

MONITOR, Pesawaran - Tim program kemitraan Gerakan Nelayan Tani Indonesia (GNTI) melaksanakan kegiatan monitoring kebun…

10 jam yang lalu

69 Ribu Santri Ikuti UAN PKPPS 2025/2026, Kemenag Tekankan Integritas dan Transformasi Digital

MONITOR, Jakarta - Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama mulai melaksanakan Ujian Akhir Nasional (UAN)…

11 jam yang lalu

Maxim Perluas Program Penghargaan Pengemudi, Dorong Kualitas Layanan Transportasi Online

MONITOR, Jakarta — Platform transportasi online Maxim terus memperkuat program penghargaan bagi mitra pengemudi terbaik…

12 jam yang lalu